Suara.com - Seorang dokter mengeluarkan peringatan mengejutkan sekaligus menjijikkan melalui video di akun TikToknya @dr.karanr, perihal kopi bubuk yang ternyata bisa mengandung kecoak di dalamnya.
Menurutnya, kopi bubuk, tidak semua, mengandung beberapa persen kecoak dan serangga lainnya. Ini dikarenakan, biasanya produsen kopi akan kesulitan untuk memastikan semua serangga, termasuk kecoak, keluar dari tumpukan biji kopi.
Sehingga dilansir Fox News, dokter yang merupakan seorang ahli bedah Layanan Kesehatan Nasional di London, Inggris ini mengatakan, mereka lebih memilih untuk ikut memanggangnya secara utuh bersama biji kopi dan masuk ke dalam proses penggilingan
“Asal tahu saja kalau kamu minum kopi, kamu juga mengonsumsi kecoak," kata dia memulai video viral tersebut.
"Kopi yang sudah digiling, seperti yang Anda dapatkan di kebanyakan toko, mengandung kecoak. Persentase tertentu biji kopi terinfeksi oleh kecoak dan serangga lainnya," jelas dia.
"Biasanya (kecoak) tidak bisa diolah seluruhnya. Jadi disangrai dan digiling bersama biji kopinya,” ujarnya.
"Sebagian besar otoritas makanan mengizinkan persentase tertentu dari bagian serangga dalam makanan kita. Jika Anda alergi terhadap kecoak, saya akan menjauhi kopi yang sudah digiling," candanya.
Video ini pun mendapatkan perhatian hingga hampir 150 ribu likes. Tentu saja banyak warganet kaget dengan fakta tidak menyenangkan tersebut dan akhirnya membuat mereka tidak ingin lagi meminum kopi yang terbuat dari kopi bubuk.
"Saya seharusnya bisa menjalani seluruh hidup saya, jika tidak mengetahui ini," keluh seseorang.
Baca Juga: Sajikan Kopi Kekinian dan Kebab ala Turki, Restoran Ini Pas Buat Nongkrong
"Syukurlah saya tidak minum kopi," kata yang lain.
Namun, tak sedikit penikmat kopi yang tidak terpengaruh oleh fakta.
"Yah, kurasa itu protein tambahan," salah satu menggoda.
"Ada yang mau Starbugs?," kata yang lain menggoda nama kedai kopi populer.
Terkait hal ini, memang tidak ada statistik yang secara khusus dirujuk oleh Dr. Rajan, tetapi pedoman FDA tampaknya mengonfirmasi komentar dokter tersebut tentang serangga dan biji kopi hijau, meski bukan kecoak secara khusus.
Menurut Buku Pegangan Tingkat Cacat Makanan FDA, biji kopi hijau hanya dianggap cacat untuk serangga dan kotoran serangga rata-rata 10 persen atau lebih menurut hitungan. Jadi jika jumlah persentasenya kurang dari itu, tidak ada yang perlu dikhawatirkan alias tidak membahayakan. Iyuh!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
7 Sepatu Nike dengan Diskon hingga 69% di Foot Locker, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
7 Rekomendasi Sepatu Badminton Terbaik, Performa Oke Bebas Cedera
-
5 Sunscreen dengan Kandungan Panthenol, Perlindungan Maksimal Skin Barrier
-
Berapa Biaya Masuk Taman Nasional Tesso Nilo? Rumah Gajah Sumatera yang Digusur Kebun Sawit
-
Kebangkitan Rempah Nusantara: Inilah Para Jawara Muda yang Mengubah Wajah Kuliner Indonesia!
-
Kompor Kaca Jadi Primadona Dapur Modern, Apa yang Membuatnya Semakin Diminati?
-
Apa Itu Status Darurat Bencana Nasional? Pengertian, Indikator, dan Prosedurnya
-
Daftar Zodiak Paling Beruntung di Bulan Desember 2025, Apakah Kamu Termasuk?
-
Si Paling Hoki, Ini 3 Shio yang Diprediksi Bakal Beruntung Banget pada Desember 2025
-
Maybank Indonesia Dorong Sport Tourism Ramah Lingkungan Lewat Il Festino 2025