Suara.com - Belanja online makin sering dilakukan oleh masyarakat terlebih sejak pandemi Covid-19.
Namun beragam jenis barang yang paling sering dibeli di e-commerce kerap kali berubah seiring waktu dan kebutuhan masyarakat.
Jika saat awal pandemi Covid-19 terjadi tahun lalu, masker juga vitamin dan obat-obat termasuk barang yang sering dicari konsumen. Berbeda lagi saat mendekati Ramadhan tahun ini.
Pendingin ruangan seperti kipas angin dan air cooler justru termasuk barang yang sering dicari.
"Banyak kipas angin yang dicari, mungkin karena juga kebetulan udara sudah mulai panas, juga air cooler," kata Chief of Many Things Ruparupa.com Teresa Wibowo saat konferensi pers virtual, Rabu (14/4/2021).
Selain itu juga tempat makan juga makin banyak dibeli, sebab semakin banyaknya karyawan yang sudah kembali bekerja dari kantor dan membawa bekal buka puasa.
Sementara kondisi yang tak berubah setiap kali Ramadhan, menurut Tere, adalah makin larisnya peralatan dapur.
"Barang-barang yang berhubungan dengan dapur, seperti toples, cooker, panci, segala yang berhubungan dengan dapur, dan penyajian sangat laku. Juga bangku bakso susun, mungkin itu dipakai untuk (penjual) antrian supaya tertib," katanya.
Peralatan rumah tangga memang makin banyak terjual sejak adanya pandemi Covid-19. Chief of Marketing Ruparupa.com Budiono Darmawan bahkan mengatakan kenaikan penjualan mencapai 300 persen jika dibandingkan sebelum pandemi.
Baca Juga: Tips Beli Furniture Secara Online Agar Tak Salah Ukuran
"Otomatis yang menunjang aktivitas seperti sepeda, meja, dan kursi kantor. Karena setiap orang setelah mereka pindah ke rumah berusaha untuk menjadikan rumah tempat kerja yang nyaman," ujarnya.
Pada situs ruparupa.com pembelian rak penyimpnan juga salah satu yanh kenaikannya cukuo signifikan, lanjut Budi. Diikuti dengan peralatan olahraga rumahan seperti treadmill, sepeda statis, hingga matras yoga.
"Kalau kita lihat dari trennya kurang lebih kenaikan lebih dari 300 persen, yang paling besar otomatis masker. Kita punya berbagai macam koleksi masker, itu lebih dari seribu persen (kenaikannya)," ucapnya.
Berita Terkait
-
Kipas Angin Imatsu MDF Harganya Berapa? Dijuluki yang Termahal hingga Belasan Juta
-
Anggaran Kipas Angin KDKMP Rp1,8 Triliun, KPK Ingatkan Inspektorat Jangan 'Tidur'
-
6 Kipas Angin Cosmos Termurah 2026, Hemat dan Adem di Musim Kemarau
-
Tak Perlu AC, 3 Review Kipas Angin Berdiri Awet Ini Bisa Bikin Ruangan Sejuk Seketika
-
Masih Terpusat di Jawa, Distribusi E-Commerce ke Maluku dan Papua Jadi Tantangan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Ada Rupa Ada Harga, Changan Ogah Ikut Tren 'Perang Harga' Mobil Listrik di Indonesia
-
Satu Sekolah Dilayani Dua SPPG, BGN Percepat Integrasi Data MBG dan Dapodik
-
5 Pelembap yang Bagus untuk Kulit Berjerawat dan Berminyak, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Main di Kota Petir, Ini Jadwal Timnas Indonesia vs Vietnam dan Kamboja di Piala AFF 2026
-
3 Skin Tint Lokal untuk Kulit Sawo Matang, Lengkap dengan Shade Rekomendasinya
-
Lima Pejabat Tinggi Baru BGN Ditunjuk Langsung Presiden, Ini Nama-namanya
-
Teach You a Lesson: Drama Aksi Sekolah dengan Kritik Pedas Sistem Pendidikan
-
Kursi Prioritas Bukan Hadiah, Stasiun Cikoko Bukti Integrasi Itu Mungkin
-
Aspal Jalan Kebon Sirih Terus Rusak, DKI Akhirnya Ganti dengan Beton
-
Usai OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Resmi Ditahan KPK