Suara.com - Meghan Markle dilaporkan siap untuk memperbaiki keretakan yang dia miliki dengan Keluarga Kerajaan Inggris, dengan catatan mereka meminta maaf padanya, demikian dikatakan seorang penyiar Kevin O'Sullivan. Hal ini adalah buntut dari wawancara kontroversial Meghan dan Pangeran Harry bersama pembawa acara Oprah Winfrey bulan lalu. Keduanya membuat klaim yang mengejutkan.
"Meghan memberi tahu bahwa dia siap untuk menyembuhkan keretakan dengan Keluarga Kerajaan selama mereka meminta maaf padanya," kata Pembawa acara TalkRADIO itu dilansir Daily Star.
"Saya pikir orang-orang di negara ini berpikir permintaan maaf harus datang ke arah yang berlawanan, bahwa Harry dan Meghan berutang banyak pada Keluarga Kerajaan kita karena menyebut mereka rasis," ungkapnya.
O'Sullivan menambahkan, bahwa menurutnya, kita tak akan melihat Meghan di Inggris dalam waktu dekat, mengingat ia sedang hamil tua.
"Akan luar biasa jika dia kembali untuk pembukaan patung Diana dan kemudian orang mungkin bertanya-tanya kapan kita akan melihatnya lagi. Mereka telah mengatur kehidupan yang sangat nyaman di luar sana," jelasnya lagi.
"Mungkin ini akan menjadi Natal dan bahkan kemudian, apakah mereka akan disambut kembali? Ada banyak hal yang perlu didiskusikan dan semua kebocoran dari kubu mereka menyebabkan sedikit tekanan di pihak lain," tambah O'Sullivan.
"Sementara ini terus terjadi dan mereka tidak berbicara, saya tidak bisa melihat adanya pendinginan hubungan untuk membuat segalanya lebih baik," ungkap dia.
The Daily Star telah mendekati juru bicara Sussex untuk memberikan komentar.
Meghan mengundurkan diri sebagai anggota senior Keluarga Kerajaan bersama Pangeran Harry dan pindah ke LA bersama putra mereka Archie pada Maret tahun lalu.
Baca Juga: Jelang Pemakaman Pangeran Philip, Busana Pangeran Harry Jadi Perdebatan
Duke dan Duchess of Sussex sejak itu telah menandatangani beberapa kesepakatan dalam upaya untuk membuat diri mereka mandiri secara finansial dari bangsawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah