Suara.com - Era digital membawa kebiasaan baru pada masyarakat, tak terkecuali para milenial yang kini telah bertransformasi menjadi orangtua muda.
Mereka merupakan kelompok yang sangat erat dengan media sosial dan kebiasaan belanja online. Mereka juga umumnya gemar menggunggah foto ke media sosial, yang pada akhirnya, berpotensi meningkatkan kebiasaan konsumtif terutama terkait dengan produk bayi dan anak.
Itu juga yang dikatakan Direktur perlengkapan bayi dan anak, Libby Baby Indonesia, Irene Imanata Santoso.
Dikutip dari siaran pers yang diterima Suara.com, Kamis (6/5/2021), Irene mengatakan di tengah tren 'visual' baju anak, kenyamanan dan kualitas harusnya tetap menjadi patokan utama untuk si buah hati.
Namun kata Irene, model yang trendi tetap bisa menjadi pertimbangan penting bagi para orangtua dalam memilih baju untuk buah hatinya.
Ini semua, menjadi sangat masuk akal terkait dengan kebiasaan baru yang akrab dengan media sosial yang gemar menampilkan visual yang menarik dan keren.
"Sejak belasan tahun lalu, kami kesulitan dalam mencari pakaian untuk bayi dan anak yang keren dan trendi dengan harga terjangkau, biasanya yang nyaman hadir dalam model standar, sedangkan yang trendi memiliki harga jual yang mahal sehingga tidak terjangkau," ungkap Irene.
Sejak awal kemunculannya, Irene mengatakan Libby Baby telah menetapkan brand image yang berbeda terkait dengan pakaian ready to wear untuk bayi.
Ia juga berkomitmen untuk selalu menyediakan produk lokal yang berkualitas tinggi, dan tidak kalah dengan produk luar negeri yang sudah lama ada di Indonesia.
Baca Juga: Jangan Asal Beli, Ini Strategi Jitu Menghemat Pengeluaran Kebutuhan Bayi
Irene mengatakan, produknya juga telah mendapat sertifikat International Oeko Tex standard 100 untuk pakaian bayi dan anak dan SNI. Oeko Tex sendiri merupakan sistem sertifikasi pengujian independen untuk bahan mentah tekstil, setengah jadi, dan produk jadi di seluruh tahapan proses.
Suatu produk akan disertifikasi dan diizinkan untuk membawa STANDAR 100, apabila setiap komponen yang diuji mulai dari ristleting, kancing, hingga pelapis dan juga benang jahitnya bebas dari zat-zat bahan kimia berbahaya.
Untuk tahun 2021 ini, koleksi bernuansa earth color menjadi primadona dari rangkaian produk Libby Baby.
"Bertambahnya pemain di pasar pakaian bayi dan anak adalah pertanda bahwa permintaan pasar meningkat, hal ini perlu disambut baik karena artinya pasar semakin luas."
Dengan strategi yang tepat seperti menciptakan tren disertai kualitas produk bersertifikasi internasional, Irene berharap dapat meningkatkan kepuasan pelanggan selama 16 tahun hadir di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Pembagian THR Paling Lambat Kapan? Tidak Boleh Dicicil, Cek Batas Waktunya
-
5 Cushion dengan Refill yang Lebih Hemat dan Praktis Mulai Rp70 Ribuan
-
Cara Daftar Mudik Gratis BTN 2026 dan Info Detail Perjalanan
-
Kronologi Pelecehan Seksual Sutradara terhadap Anak di Bawah Umur Berkedok Casting Film
-
Jadwal Buka Puasa Semarang Hari Ini 24 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Mengapa Harus Reapply Sunscreen? Ini 3 Rekomendasi Produknya
-
Cara Mengubah Jadwal Tiket Kereta Api dengan Mudah dan Cepat, Ini Syaratnya
-
6 Lokasi Penukaran Uang Baru Kas Keliling Pintar BI di Jogja, Jangan Sampai Kehabisan
-
Libur Sekolah Lebaran 2026 Berapa Hari? Cek Keputusan Resminya di Sini
-
Beda Pendidikan Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro, Pasangan Alumni LPDP Terancam Blacklist