Suara.com - Merek pakaian global, H&M (HM), meluncurkan koleksi terbaru hasil kolaborasi dengan desainer India bernama Sabyasachi Mukherjee. Sayangnya, kolaborasi mereka justru menuai komentar julid.
Sabyasachi sendiri merupakan desainer terkenal yang telah menyokong kostum untuk berbagai film ternama, termasuk "Guzaarish", "Raavan", dan "English Vinglish".
Selama ini Sabyasachi sering merancang pakaian mewah India, mulai dari lehengas (pakaian dua potong yang terdiri dari rok dan atasan bernama choli) hingga saree.
Melansir The Independent, koleksi Sabyasachi X H&M menawarkan produk lengkap untuk pria dan wanita. Termasuk di antaranya pakaian, aksesoris, alas kaki, serta kacamata.
Koleksi bernama "Wanderlust" itu mengusung pola bunga dan warna mint yang mewakili etnis India. Koleksi ini juga dibuat menggunakan bahan pakaian yang kaya tekstur.
Namun kolaborasi ini menuai komentar yang kurang menyenangkan di media sosial. Beberapa warganet menganggap koleksi Sabyasachi X H&M terlalu biasa dan harganya mahal.
"Kolaborasi H&M Sabyasachi sangat memalukan, mode street mahal untuk pakaian yang bahkan tidak akan aku pakai untuk tidur," kata warganet mengkritik.
"Koleksi Sabyasachi X H&M seperti 'bagaimana kalau kita ambil sprei dari Bombay Dyeing dan mendesainnya secara longgar agar menyerupai saree," tutur yang lain.
"Sabyasachi x H&M bahkan tidak terlihat bagus. Sejujurnya itu mirip barang yang saya bahkan enggan membelinya di Sarojini (pasar di Delhi) seharga Rp29 ribu," imbuh lainnya sinis.
Baca Juga: Ubah Lakban Jadi Gaun Menawan, Remaja Ini Raih Beasiswa Ratusan Juta
"Koleksi H&M x Sabyasachi mungkin adalah hal terjelek yang pernah saya lihat," komentar yang lain lagi.
"Sabyasachi x H&M sangat memalukan. Tidak mungkin membutuhkan Rp1 juta untuk terlihat seperti sopir bus," ujar warganet.
Sabyasachi Mukherjee sendiri sudah meminta maaf atas polemik hasil kolaborasinya dengan H&M. Dia berjanji akan membuat karya yang lebih baik di masa depan.
"Saya tahu banyak orang kecewa dan saya sangat minta maaf untuk itu. Saya yakin akan mampu menciptakan mode bisnis masa depan yang akan menjawab kebutuhan ini," kata Sabyasachi melansir The Economic Times, Senin (16/8/2021).
Terlepas dari ejekan di media sosial, koleksi Sabyasachi x H&M dilaporkan terjual habis dalam waktu singkat. Koleksi ini tersedia di India, Britania Raya, dan beberapa toko internasional H&M.
Berita Terkait
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
-
Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau
-
Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan
-
BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan
-
BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda
-
BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset