Suara.com - Ponsel kini jadi alat vital yang selalu kita bawa ke mana pun. Tapi tanpa sosok Alexander Graham Bell, mungkin manusia belum mengenal apa itu telepon.
Ya, Alexander Graham Bell adalah penemu telepon. Bell juga dianggap sebagai pemegang paten telepon yang didaftarkan di kantor hak paten Amerika Serikat.
Namun perjuangan Bell menemukan telepon tidak semudah itu. Berikut biografi singkat Alexander Graham Bell mengutip Ruang Guru, Selasa (31/8/2021).
Alexander Graham Bell adalah seorang imigran dan ilmuwan yang tinggal di Amerika Serikat. Bell lahir di Edinburgh, Skotlandia, pada 3 Maret 1847. Pada tahun 1870, keluarganya pindah ke Kanada, lalu setahun kemudian, ia bermigrasi ke Amerika Serikat. Selain dikenal sebagai penemu telepon, Bell juga berkontribusi atas penemuan teknologi lainnya, seperti fotofon dan gramofon.
Bell juga merupakan salah satu pendiri dari perusahaan telekomunikasi AT&T yang semula diberi nama Bell Telephone Company.
Atas jasa dan kontribusinya terhadap ilmu pengetahuan, Bell diberikan penghargaan Hall of Fame for Great Americans pada 1950.
Perangkat telepon pertama
Alat komunikasi zaman dulu kerap disebut dengan telegraf, atau yang dikenal hingga masa kini disebut kode morse sebagai isi pesan komunikasi dua arah jarak jauh.
Dari penemuan ini, Bell melakukan penelitian untuk menemukan cara berkomunikasi yang lebih mudah, sehingga dari konsep inilah awal mula penemuan telepon pertama.
Sekitar tahun 1875, Bell membuat sebuah alat yang dapat mengubah listrik menjadi suara. Bersama dengan asistennya, Thomas Watson, Bell melakukan percobaan atas perangkat telepon pertama yang ia kembangkan.
Baca Juga: Lokasi Isi Ulang dan Sewa Tabung Oksigen Medis Wilayah Bandung dan Sekitarnya
Di tahun yang sama, ternyata ada juga ilmuwan lain bernama Elisha Gray yang mengembangkan perangkat serupa. Meski begitu, paten atas perangkat telepon diberikan pada Alexander Graham Bell pada 7 Maret 1876.
Alexander Graham Bell dan Thomas Watson terus melakukan perbaikan dan mengembangkan perangkat telepon awal ini agar dapat digunakan oleh banyak orang.
Hasil penemuan ini dipamerkan pada The Centennial Exposition di Philadelphia pada Juni, 1876. Setahun kemudian, telepon berhasil digunakan secara umum untuk pertama kalinya oleh perusahaan pembuat alarm pencurian.
Sosok pendukung Alexander Graham Bell temukan telepon
Elisha Gray dan Alexander Graham Bell ternyata mengembangkan perangkat telepon di tahun yang sama. Tepat pada 14 Februari 1876, pengacara Bell merupakan pendaftar kelima di hari itu yang mengajukan paten ke kantor hak paten Amerika Serikat.
Sementara itu, Gray merupakan pendaftar ke-39 pada hari itu. Bell akhirnya berhasil mendapatkan hak paten telepon dengan nomor 174,465.
Sejarah perkembangan perangkat telepon juga tidak terlepas dari ilmuwan Italia, Antonio Meucci. Meucci ternyata telah mengembangkan perangkat telegraf bersuara sejak 1850-an. Tahun ini bisa dikatakan menjadi awal momen kapan telepon ditemukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123