Ilustrasi kue bulan. (Pixabay/ScribblingGeek)
Suara.com - Kue bulan atau mooncake merupakan salah satu kue tradisional yang identik dengan budaya Cina. Kue ini biasanya akan mudah ditemukan jelang Festival Pertengahan Musim Gugur Cina, yang merupakan hari libur yang jatuh pada bulan purnama.
Meski kamu bisa mendapatkan nerbagai varian kue bulan untuk dinikmati dalam perayaan spesial ini, tak ada salahnya untuk membuatnya di rumah bersama keluarga juga.
Nah, untuk membuat kue bulan, berikut resep kue bulan yang bisa kamu contek yang Suara.com kutip dari Cookpad, kiriman pengguna bernama Mina di Jakarta.
Bahan-bahan:
- 180 gr tepung serbaguna
- 125 gr madu atau golden syrup
- 1/8 atau 0,6 gr sdt alkaline bubuk + 1/2 sdt air 55 gr canola
- Telur untuk olesan
- Bahan Isian
- 600 gr pasta biji teratai dan pasta kacang merah
- Kuning telur asin
Cara membuat:
- Siapkan wadah.
- Masukan madu atau golden syrup lalu masukin air alkaline dan canola, lalu aduk sampai keruh.
- Masukkan tepung ke dalamnya, lalu aduk sampai tercampur rata lalu sisihkan.
- Bagi pasta biji bunga teratai, pasta kacang merah dan kuning telur asin masing-masing 35 gr, lalu bulatkan isian. Ambil bahan kulit masing-masing 15 gr, masukkan isian, lalu bulatkan.
- Taburkan sedikit tepung di cetakan ukuran 50 gr lalu semprot dengan sedikit air dipermukaan kue bulan.
- Selanjutnya panggang di oven dengan subu 180 derajat celcius selama 5 menit.
- Angkat, lalu oles dengan telur, dan panggang lagi di oven selama 15 menit.
- Saat matang, kue bulan lebih enak di nikmati setelah 2-3 jam, agar kulitnya terasa lebih lembut.
Jumlah: 20 porsi
Lama pengerjaan: 60 menit
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Berangkat Dari Kalimantan, Om Basri Siap Hadapi Penyidik Polda Sulsel
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
-
5 Alasan Kenapa Hotel Bersejarah Ini Bakal Jadi Spot Hits Terbaru di Bangkok
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar