Suara.com - Fore Coffee, startup kopi retail berbasis teknologi (online-to-offline), baru saja meresmikan flagship store pertama dan terbesar di Yogyakarta, tepatnya di Jl. Kaliurang Km 5, Caturtunggal, Depok, Sleman, D.I. Yogyakarta.
Anda para penikmat kopi di Yogyakarta, atau yang sedang liburan di Kota Pelajar tersebut, kini dapat menikmati kopi Indonesia berkualitas lebih mudah setiap harinya.
Mengangkat konsep ‘local dan futuristic’, Flagship Store Fore Coffee di Yogyakarta ini berkolaborasi dengan seniman lokal asal Yogyakarta. Store ini juga punya keunikan yang membuatnya berbeda dari kedai kopi lainnya, lho.
Buat kamu yang penasaran dan ingin buru-buru datang ke sini, simak dulu 4 hal unik seputar store terbaru dan terbesar dari Fore Coffee ini, mengutip siaran pers yang diterima Suara.com.
1. Store Pertama di Yogyakarta
Setelah sukses membuka cabang lainnya di Semarang, Malang, dan Makassar, akhirnya Fore Coffee membuka store pertamanya di Kota Yogyakarta, tepatnya di Jalan Kaliurang.
Store ini memiliki jarak yang cukup dekat dengan beberapa perguruan tinggi di Yogyakarta. Store Fore Coffee di Yogyakarta ini menghadirkan berbagai minuman kopi dan non kopi, serta Fore Deli. Fore Deli merupakan sandwich yang dibuat fresh saat dipesan dengan pilihan sayuran segar, daging, saus, dan topping.
2. Flagship Store Terbesar di Indonesia
Selain merupakan store pertama di Yogyakarta, store ini merupakan flagship store terbesar yang dimiliki Fore Coffee hingga saat ini. Dengan luas 220m², store ini memiliki beberapa space yang luas dan bisa digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas.
Fore Coffee membagi dalam 3 (tiga) area yaitu indoor area, smoking area, dan counter bar. Untuk indoor area terbagi menjadi lantai 1 dan lantai 2 atau mezzanine area.
Baca Juga: 5 Wisata Jogja Terbaru Instagramable dan Paling Hits
Untuk indoor area lantai 1 berkapasitas 38 orang, sedangkan mezzanine area berkapasitas 34 orang.
3. Konsep Desain Interior Lokal & Futuristik
Tidak jauh berbeda dari store lainnya, flagship store Fore Coffee di Yogyakarta mempunyai identitas yang unik dan khas yaitu konsep ‘Local & Futuristic’.
Konsep ‘Local’ direpresentasikan dengan aksen anyaman di area counter dan konsep ‘Futuristic’ direpresentasikan dengan tata letak yang simple serta menggunakan warna putih dan abu-abu. Tidak lupa juga dengan tanaman-tanaman yang menggambarkan konsep eco-friendly di store Fore Coffee.
4. Berkolaborasi Dengan Seniman Lokal
“Pembeda store Fore Coffee Yogyakarta dengan store lainnya merupakan adanya mural hasil kerja sama dengan tim seniman lokal untuk menceritakan proses penyediaan kopi lokal dari olahan petani sampai tangan penikmat”, ujar Vico Lomar, CEO Fore Coffee.
Tak hanya menjadi flagship store terbesar yang dimiliki Fore Coffee, store ini memiliki mural yang dibuat oleh tim seniman lokal asal Yogyakarta yang karyanya pernah muncul di salah satu scene film “Ada Apa Dengan Cinta 2”.
Karya mural yang dibuat di store Fore Coffee menceritakan bagaimana proses serta perjalanan kopi asli Indonesia mulai dari ditanam hingga bisa sampai ke tangan penikmat kopi tentunya dengan kualitas tinggi dan racikan terbaik dari Fore Coffee.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target