Suara.com - Meski sebagai manusia kita tidak akan pernah bisa mencapai kesempurnaan, banyak masyarakat sangat menghargai hal-hal yang tampak sempurna atau perfeksionis.
Orang-orang dengan kecenderungan perfeksionis kerap memiliki pikiran atau perilaku yang merugikan diri sendiri, yang sebenarnya membuat mereka lebih keras dalam mencapai tujuan.
Perfeksionis juga dapat membuat seseorang merasa stres, cemas, dan depresi karena belum mencapai sesuatu sesuai dengan yang diinginkannya.
Berikut ada beberapa tanda bahwa kamu adalah orang yang perfeksionis, seperti dilansir dari The Minds Journal:
- Kamu tidak suka mencoba tugas atau aktivitas kecuali merasa dapat menyelesaikannya dengan sempurna.
- Kamu berorientasi pada akhir, artinya sedikit berfokus pada proses menciptakan atau mempelajari sesuatu, dan menempatkan semua penekanan pada hasil.
- Kamu tidak dapat melihat bahwa suatu tugas telah selesai, kecuali jika telah memenuhi standar perfeksionis.
- Kamu cenderung menunda-nunda karena tidak suka memulai tugas sampai tahu bahwa kamu dapat menyelesaikannya dengan sempurna.
- Kamu cenderung membutuhkan waktu yang jauh lebih lama untuk menyelesaikan tugas daripada yang lain. Ini bisa menjadi masalah di tempat kerja.
Bagaimana, apakah tanda tersebut ada dalam diri kamu? Ingat, ya, perfeksionis tidak sama dengan melakukan hal yang terbaik. Ini adalah kondisi di mana kamu hampir tidak mampu merasakan kebanggaan atas apa yang telah dicapai karena dalam pikiranmu itu tidak akan pernah cukup baik. (Elisa Naomi)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim