Suara.com - Dalam hitungan jam, tahun 2021 akan segera berakhir dan tahun baru 2022 akan segera tiba. Tapi tahu nggak sih, bahwa ada beberapa negara yang selalu merayakan tahun baru lebih dulu dan ada pula negara dunia yang paling akhir merayakan tahun baru.
Hal ini tidak lepas dari letak geografis dan perputaran rotasi bumi yang berbeda. Ini juga karena perbedaan zona waktu yang berbeda di setiap negara.
Penasaran, negara mana di dunia yang lebih dulu dan negara yang paling akhir rayakan tahun baru?
Mengutip AS, Jumat (31/12/2021) uniknya Pulau Pasifik Tonga jadi tempat pertama yang akan merayakan tahun baru 2022. Pulau ini akan memimpin perayaan tahun baru, lalu diikuti seluruh negara dunia.
Selain Tonga, negara yang berada di kepulauan Pasifik seperti Australia dan negara-negara di Asia, juga jadi sederet yang paling awal merayakan tahun baru.
Berikutnya tahun baru akan melanda Jepang, yang kerap dirayakan dengan mempersiapkan dan membersihkan rumah mereka untuk menyambut Toshigami, dewa tahun baru mereka.
Selanjutnya tahun baru akan melanda Rusia, yang merayakan dengan perayaan terbesar di Lapangan Merah Moskow, yang ditandai ketika Jam Kremlin, berdering tepat tengah malam, lalu lagu kebangsaan Rusia akan diperdengarkan disusul pertunjukan kembang api.
Setelah hampir seluruh dunia merayakan tahun baru, maka tempat terakhir yang baru merayakan tahun baru 2022 adalah pulau-pulau kecil dan terpencil di AS.
Pulau Baker menjadi tempat terakhir di Bumi yang memasuki tahun 2022 pada pukul 12 malam. Terakhir kedua adalah Samoa Amerika, yang berjarak 558 mil dari Tonga, pulau pertama yang merayakan tahun baru.
Baca Juga: Menhub Batasi Mobilitas Warga di Tempat Wisata Jelang Malam Tahun Baru 2022
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI
-
Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun
-
Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO
-
Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi
-
BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru
-
Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026
-
Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil