Suara.com - Strategi pemasaran perlu dilakukan dengan baik untuk menarik perhatian pelanggan. Tak jarang, warung-warung makan pun memakai tulisan menarik untuk strategi pemasaran mereka.
Tulisan menarik itu biasanya bersifat persuasif agar pelanggan datang dan membeli dagangan di sana. Sebuah warung makan rupanya menerapkan starategi pemasaran seperti ini.
Akun TikTok @txtdrkuliner membagikan cuitan tentang papan promosi yang dipasang di depan rumah makan. Tulisan promosi tersebut cukup membuat ngakak karena out of the box.
Pada papan kayu sederhana di depan warung makan dipasang sebuah banner bertuliskan, "Budayakan malas memasak. Makan di sini cuma Rp5.000."
Tentu saja tulisan tersebut di luar dugaan dan sanggup membuat tertawa. Pasalnya, sangat jarang orang yang mengajak untuk jadi seorang pemalas.
Namun, solusi dari kemalasan tersebut ditawarkan dengan apik di warung ini. Mereka segera menginfokan bahwa saat malas memasak, pelanggan tetap bisa makan hemat di warung tersebut.
Papan promosi itu dipasang dengan warna yang cukup mencolok yaitu merah dan kuning. Tulisannya pun besar dan bisa mencuri perhatian orang yang lewat.
Harga makan Rp5.000 pun tergolong cukup murah untuk seporsi makanan. Tak heran, papan promosi tersebut mampu mencuri perhatian pelanggan.
Cuitan ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
Baca Juga: Kejujuran Petugas Kebersihan Bandara Kualanamu Kembalikan Emas 97 Gram, Dapat Promosi Jabatan
"Wah S3 marketing nih pasti. Semakin banyak yang terpengaruh dan jadi malas, warung makannya jadi makin ramai," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Baru kali ini ada ajakan untuk malas. Boleh juga strateginya," ujar warganet ini.
"Wkwkwkwk bisa aja itu tulisan di papan promosi. Makanannya murah banget juga lagi Rp5.000 doang," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Rabu (19/1/2022), cuitan ini sudah disukai sebanyak lebih dari 400 akun di Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air