Suara.com - Di beberapa daerah, mengonsultasikan sebuah masalah kepada dukun atau paranormal masih awam dilakukan. Dukun ini umumnya mendapat kepercayaan tinggi dari pengguna jasanya, sekalipun solusi yang diberikan terdengar tidak masuk akal.
Hal itulah yang dialami seorang wanita hamil di Peshawar, Pakistan. Ia berkonsultasi dengan seorang dukun demi memastikan anak yang dilahirkannya nanti berjenis kelamin laki-laki.
Bukan tanpa alasan ia sampai memaksa agar melahirkan seorang putra. Sebab suaminya mengancam akan meninggalkannya bila justru melahirkan anak perempuan keempat alih-alih seorang bayi laki-laki.
Terdesak oleh kecemasan akan ditinggalkan suaminya, wanita itu menuruti rekomendasi dari sang dukun. Termasuk dengan menancapkan paku sepanjang 2 inci ke kepalanya.
Tentu saja praktik ini menyakitinya mengingat sebuah benda tajam berbahan logam dimasukkan paksa ke kepalanya. Meski demikian, wanita itu dilarikan ke RS dalam keadaan sadar.
"Wanita ini dalam kondisi sepenuhnya sadar, tetapi merasakan sakit yang luar biasa," begitulah deskripsi Rumah Sakit Lady Reading di Peshawar ketika wanita malang itu tiba, seperti dikutip Suara.com dari Oddity Central pada Kamis (17/2/2022).
Wanita yang tidak diungkap identitasnya itu mengaku sudah berusaha untuk melepaskan sendiri paku yang menancap di kepalanya namun tidak bisa. Pihak rumah sakit lantas melakukan pemeriksaan dengan sinar X dan benar-benar menemukan sebuah paku menancap menembus tengkorak kepala wanita itu.
Kepada tim medis, wanita itu mengaku melakukan sendiri proses penancapan paku sebagaimana yang direkomendasikan dukunnya. Namun ketika dokter memeriksa luka di kepalanya, mereka meyakini ada orang lain yang membantu memalu paku tersebut di kepalanya. Meski belum terungkap siapa yang melakukannya, namun diyakini wanita itu menyetujuinya dalam keadaan sadar.
"Dia bilang tetangganya melakukan prosedur yang sama dan melahirkan anak laki-laki meskipun janinnya selalu diprediksi sebagai perempuan setiap kali melakukan USG," terang Dr Haider Suleman Khan, seorang ahli bedah saraf di RS Lady Hearing Hospital.
Baca Juga: Heboh Pasangan Diduga sedang Mesum di Emperan Ruko Magelang, Publik Tak Habis Pikir
"Usia kandungannya memasuki 3 bulan," imbuh Khan. "Karena takut (akan ditinggalkan suaminya), dia mendatangi dukun itu yang memberinya taweez (tata cara ritual) dan paku."
Selama proses tersebut, pihak keluarga mendengar sang ibu hamil berteriak keras mengekspresikan rasa sakitnya. Mereka lantas berusaha membantu wanita itu untuk melepaskan kembali pakunya namun gagal.
Pihak RS lantas melakukan pemeriksaan dengan sinar X dan menemukan paku tersebut belum sampai menancap di otaknya. Dokter segera melakukan tindakan untuk melepaskan benda asing itu dari tengkorak kepala sang wanita.
Kisah ini menjadi sorotan banyak pihak setelah pihak rumah sakit memviralkannya. Meski tidak melapor ke polisi, akhirnya masalah ini bergulir di ranah hukum setelah pihak kepolisian turut mengamati berita viral tersebut.
Polisi Peshawar saat ini sedang menginvestigasi siapa saja korban dengan harapan bisa menemukan pula siapa dukun yang berperan di baliknya.
"Tim khusus sudah dibentuk untuk menemukan Pir (dukun) yang bermain dengan nyawa wanita-wanita polos dengan menancapkan paku di kepala mereka dengan harapan palsu bisa melahirkan anak laki-laki," tegas Kepala Kepolisian Peshawar, Abbas Ahsan. "Tim juga akan menginvestigasi mengapa insiden ini tidak dilaporkan ke polisi oleh dokter yang menangani."
Berita Terkait
-
Heboh Pasangan Diduga sedang Mesum di Emperan Ruko Magelang, Publik Tak Habis Pikir
-
Viral Tukang Kunci Dikira Kerja, Pas Di-Zoom Bikin Syok: Lagi Pijat Plus-plus Majikan
-
Viral Curhatan Cewek Ditelantarkan Ayah, Kini Ngotot Minta Hasil Amplop Kondangan Dibagi Dua, Publik Ikut Murka
-
Kesal Tetangga Parkir Mobil Sembarangan Depan Rumah, Pasutri Ini Beri Tulisan Bikin Tetangga Kapok
-
Viral! Kucing Ngeong Bak Lagi Ngomong sampai Suruh Hal ini, Bikin Ngakak Sekaligus Takjub
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali