Suara.com - Singgah di Kota Sibolga, Sumatera Utara, kurang rasanya jika tak mencicipi berbagai makanan khas wilayah ini. Setelah puas berwisata di daerah yang berada di kawasan pesisir Teluk Tapian Nauli, lengkapi pengalaman Anda berwisata kuliner dengan mencoba beragam makanan khas Sibolga.
Untuk Anda yang ingin menjajal berbagai makanan kebanggaan Negeri Berbilang Kaum ini, simak daftar rekomendasinya berikut!
Makanan Khas Sibolga
Ini adalah hidangan khas hari raya masyarakat Sibolga. Katupek Bareh atau ketupat beras ini disajikan dengan gulai padeh, sambal, suwiran ayam, dan lauk pendamping lainnya. Rasa katupek bareh gurih dan legit ditambah kuah gulai yang segar.
Cara merebus ketupat beras ini dengan santan kelapa yang membuat rasanya unik dari ketupat biasa. Makanan ini jadi buruan warga Sibolga di pagi hari.
Berikutnya makanan khas Sibolga yang tak kalah lezatnya, yaitu Panggang Geleng. Makanan ini bukan diolah dengan dipanggang, namun digoreng. Bahan dasarnya dari ikan gambolo atau ikan kembung, kentang, dan telur.
Ikan kembung yang telah dibersihkan pada bagian perutnya, lalu diisi tumbukan kentang. Goreng ikan kembung yang dibalut dengan kocokan telur pada minyak panas. Sajikan bersama nasi hangat, sambal, dan lalapan.
Nasi tueh terbuat dari perpaduan legitnya nasi ketan dan kuah manis. Hidangan khas ini biasanya tersedia dalam acara adat pernikahan.
Kuah manisnya berasal dari gula merah, kayu manis, tanaman herbal adas manis, daun pandan dan air. Parut kelapa dan ambil santannya untuk mengentalkan kuah.
Beras ketannya dikukus dan tambahkan air kelapa agar alasnya pulen. Nasi ketan dibentuk kotak dengan daun pandan dan ditata bertingkat pada piring. Nasi tueh siap disantap dengan menyiram kuah manis di atasnya.
Kerupuk sambal singkong dikenal sebagai oleh-oleh dan makanan khas Sibolga. Anda bisa menemukan pusat pengolahan kerupuk sambal ini di kawasan Gang kerupuk Sambal.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?