Suara.com - Belanja online kini sudah menjadi salah satu aktivitas yang sering dilakukan banyak orang. Salah satu barang yang bisa dibeli secara online adalah sepatu.
Meski begitu, tidak sedikit pula yang menjadi korban penipuan belanja online. Salah satunya adalah wanita yang ingin membeli sepatu mahal ini.
Melansir World of Buzz, seorang wanita asal Malaysia membagikan nasib apesnya ketika hendak membeli sepatu dari merek Dr. Martens.
"Aku baru saja kena tipu. Aku ingin membeli sepasang sepatu Dr. Marten untuk Lebaran. Aku pikir website ini asli. Tapi ini terlalu bagus untuk menjadi kenyataan," tulis wanita tersebut lewat Twitter di akun @sueannajoe_.
Wanita ini lantas menjelaskan bahwa ia sudah terlanjur membeli sepatu dari situs palsu. Saat itu, ia tergiur harga yang murah.
Akibatnya, wanita ini tidak menyadari adanya keanehan pada website belanja online tersebut.
"Ada banyak red flag yang tidak kusadari. Aku hanya terlalu bodoh," tambahnya dalam cuitan tersebut.
Wanita ini lantas menjelaskan apa saja red flag yang ia temukan setelah terlanjur berbelanja di sana.
Salah satunya, wanita ini mendapat email aneh setelah membeli sepatu dari situs palsu tersebut.
Baca Juga: Menilik Tren Belanja Daring Jelang Ramadan dan Idul Fitri
Kemudian, nama situs tersebut juga ditulis dengan cara yang salah, yaitu martensmalaysla.com dengan menggunakan huruf 'l' sebagai pengganti huruf 'i'.
Keanehan lainnya, akun media sosial yang ada di website tersebut tidak bisa ditemukan. Sementara, SMS sebagai bukti pemesanan juga terlihat aneh.
Wanita ini sendiri lantas menjelaskan bahwa dirinya sudah ingin membeli sepatu tersebut di London. Saat itu, ia mengunjungi toko sepatu yang asli.
Namun, wanita ini batal membeli sepatu di London karena kartu kreditnya tidak bisa digunakan. Oleh karena itu, ia berganti pada opsi belanja online.
Tidak hanya itu, wanita ini terlanjur tergiur harga murah yang ada di laman web palsu tersebut.
"Website ini terlihat asli. Tapi ada banyak red flag. Aku biasanya tidak membeli sesuatu yang akan dipakai secara online, aku lebih suka toko fisik. Kurasa ini bukan rezekiku. Aku ingin menangis karena kebodohanku," tambah wanita yang kena tipu ini menyesal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bau Anyir Putusan MK soal MBG, Diduga Ulur Waktu agar SPPG Balik Modal
-
Iran Klaim Tidak Ada Mediator Baru Dalam Perundingan Damai dengan AS, Tetap Pakistan
-
Psywar Media Vietnam: Timnas Indonesia yang Suka Main Kasar Bukan Kami
-
Geledah Jakarta Sampai Pemalang, KPK Sita Mobil-Motor Mewah Hingga Emas
-
Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim
-
4 Inspirasi Daily OOTD ala Minnie i-dle, Youthful dan Modis!
-
Kunjungi Sekolah Rakyat Gresik, Gus Ipul Pantau Program Taruna Bhakti Nusantara
-
GEMPAR di Pasar Ngijon, Strategi Sleman Wujudkan Pasar Nyaman dan Ekonomi Berdaya
-
Menteri ATR Nusron Wahid Ungkap Banyak Laut di Batam Dikapling Tanpa Izin PKKPRL
-
Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia