Suara.com - Siapa yang tak kenal dengan telur asin? Olahan dari telur bebek yang diasinkan ini terkenal dengan rasanya yang gurih dan penyajiannya yang praktis.
Makanan khas Brebes ini ternyata bisa dikonsumsi dalam berbagai bentuk, lho. Dimakan secara utuh maupun dimakan sebagai bumbu pelengkap, rasa telur asin tetap dapat memanjakan lidahmu.
Dalam keterangannya, Product Development Saltesse mengatakan, Katherine Tarjoto, berkaca dari aneka kuliner tradisional Indonesia, telur asin merupakan salah satu santapan yang digemari masyarakat dari berbagai daerah, baik sebagai hidangan utama maupun sambilan.
"Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, Saltesse pun menyulap olahan telur asin menjadi sajian menarik dalam bentuk saus yang dikombinasikan dengan lauk ayam nikmat dan dikemas dalam bentuk rice box. Tentunya, menu ini dapat disantap oleh pelanggan dengan praktis, mudah, dan hemat,” kata dia.
Selain rasanya yang nikmat, telur asin juga memiliki beberapa fakta unik, lho! Berikut fakta unik dari telur asin yang dibagikan oleh Saltesse:
Telur asin ditetapkan menjadi warisan budaya
Telur asin awalnya dikenal sebagai santapan yang disajikan pada saat ritual sembahyang kepada Dewa Bumi oleh masyarakat peranakan Tionghoa di Brebes, yang kemudian terkenal menjadi oleh-oleh khas asal Brebes. Berangkat dari sejarah tersebut, pada tahun 2020 Kemendikbud menetapkan telur asin sebagai warisan budaya tak benda.
Selain kisah perjalanan yang panjang mengenai telur asin, telur ini dinilai memiliki nilai akulturasi bagi masyarakat Brebes. Bagaimana tidak, olahan telur asin ini telah diterima oleh banyak pihak dari berbagai lapisan strata sosial karena sudah dikomersialkan di Brebes sejak tahun 1950-an oleh masyarakat peranakan Tionghoa.
Rasa unik telur asin ternyata berasal dari olahan pembuatan yang praktis
Baca Juga: 3 Bahaya Terlalu Sering Mengonsumsi Telur Asin yang Patut Diwaspadai
Memiliki cita rasa yang unik, ternyata proses pembuatan telur asin cukup praktis. Bermodalkan air, garam, dan stoples, telur asin yang gurih sudah bisa tersaji di meja makanmu. Pertama-tama pastikan telur yang akan diasinkan dalam keadaan bagus dan sudah dibersihkan. Agar proses pengasinan semakin optimal, kamu juga bisa mengampelas telur agar pori-porinya terbuka sehingga rasa asin dari garam lebih mudah meresap.
Kemudian, masukkan garam ke stoples yang berisi air dan masukkan telur yang sudah dibersihkan ke dalam stoples yang sama. Setelah itu, diamkan selama 10-12 hari dan pastikan telur tidak terkena cahaya matahari. Terakhir, jangan lupa untuk rebus telur dengan api kecil selama kurang lebih 1,5 jam, ya. Cukup mudah, bukan?
Sifat telur asin yang bisa diolah menjadi ragam olahan bercita rasa nikmat
Tidak hanya sebagai telur utuh, telur asin juga dapat disajikan dalam bentuk bumbu pelengkap, mulai dari bubuk telur asin hingga saus telur asin. Awalnya, sajian menu berbahan dasar telur asin ini dicetuskan oleh restoran chinese food di Singapura yang kemudian semakin populer hingga merambah ke Indonesia.
Akhirnya, berkat cita rasa yang akrab di lidah orang Indonesia dan inovasi unik yang dihadirkan melalui bumbu telur asin, tren ini pun laku keras di tengah pasar hingga menjangkau berbagai kalangan. Melihat antusiasme masyarakat terhadap olahan satu ini, Saltesse turut berinovasi untuk menyajikan menu berbahan telur asin yang bisa disantap secara praktis.
Jadi makanan kekinian yang mudah dikombinasikan dengan berbagai santapan
Sudah tidak asing rasanya mendengar nama makanan yang dilengkapi dengan bumbu telur asin. Bermula dari tren kekinian yang digemari banyak orang, kini menu santapan berbumbu telur asin sudah menjadi salah satu menu andalan praktis yang mudah ditemui. Saltesse pun menyajikan beragam jenis olahan telur asin, mulai dari hidangan utama seperti menu orisinal Creamy Salted Egg Chicken Rice dan Spicy Salted Egg Chicken Rice yang gurih dan pedas, hingga kudapan dan hidangan pelengkap seperti Salted Egg Potato Chips yang renyah dan Salted Egg Sauce Jar yang praktis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRI Tegaskan Komitmen Pemerataan Layanan Perbankan di Daerah 3T Lewat Peran Aktif Mantri
-
Temui DPR, 18 Konfederasi Buruh Serahkan Bundelan Draf RUU Ketenagakerjaan Hasil Konsolidasi
-
Dari Pekerja Migran ke Pengusaha, BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Keterampilan Bisnis
-
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp 1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat
-
BRI Cetak Wirausaha Baru, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Bisnis
-
Subservience Malam Ini di Trans TV: Ketika Kecerdasan Buatan Menjadi Obsesi Mematikan
-
Siapa Pejabat Pusat yang Resmikan Pacu Jalur 2026? Ini Kata Plt Bupati Kuansing
-
BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Kewirausahaan dan Literasi Keuangan untuk Bangun Bisnis
-
Gugur Saat Bertugas, Kepala Regu Damkar Jaktim Sempat Mengeluh Nyeri Dada di Lokasi Kebakaran