Suara.com - Hari ulang tahun adalah momen bahagia bagi kebanyakan orang. Meski begitu, ada juga yang tidak suka merayakan ulang tahun hingga menolak diberi kejutan.
Salah satu contoh adalah pria satu ini. Pria tersebut mendapat kejutan pesta ulang tahun di kantor, tapi malah berakhir dipecat.
Melansir Oddity Central, pria bernama Kevin Berling tersebut ternyata mengidap gangguan panik dan bisa mendapat serangan panik saat dirinya menjadi pusat perhatian.
Karena alasan tersebut, Berling sudah meminta pada atasannya di lab medis Gravity Diagnostics in Covington untuk tidak merayakan ulang tahunnya.
Meski begitu, salah satu manajernya di tempat kerja melupakan hal tersebut. Atasan Berling ini lantas menggelar kejutan pesta ulang tahun di kantor.
Saat mendapati dirinya mendapat kejutan pesta ulang tahun, Berling pun mengalami serangan panik. Pria ini langsung kabur, yang membuatnya berakhir dipecat setelah itu.
Insiden ini sendiri terjadi pada 7 Agustus 2019 silam. Saat itu, Berling mengalami serangan panik dan langsung berlari ke mobilnya.
Hal ini membuat atasan Berling di kantor marah. Berling lantas dituduh merusak kesenangan teman-temannya dalam merayakan ulang tahun.
Tuduhan itu sendiri membuat Berling kembali terkena serangan panik. Pada akhirnya, Berling dipecat dari pekerjaan tersebut.
Baca Juga: Pesan Cinta Bobby Nasution di Ulang Tahun Kahiyang Ayu
"Mereka membuatnya mengalami masa-masa sulit karena reaksinya terhadap pesta ulang tahun tersebut, menuduhnya merusak kesenangan rekan kerja yang lain," ungkap pengacara Berling.
"Berada di pusat perhatian adalah sumber stres yang besar," tambahnya.
Berling sendiri pada akhirnya menuntut kantor tempatnya bekerja karena merasa didiskriminasi.
Tidak hanya itu, Berling mengklaim bahwa ia menderita dan masih terus menderita dari kehilangan pendapatan, kesulitan emosional, dan kecemasan.
Tuntutan Berling sendiri akhirnya dikabulkan oleh pihak pengadilan. Berling akan mendapat kompensasi sebesar USD 450.000 atau Rp6,4 miliar.
Meski begitu, atasan Berling di Gravity Diagnostics juga masih bisa mengajukan banding kepada putusan hakim tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
5 Tips Menata Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Mengalir Lancar
-
Lipstik Pink yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
4 Contoh Sepatu Skechers Berbahan Kulit Babi, Konsumen Muslim Wajib Cek Deskripsi Produk
-
Krim Kelly untuk Usia Berapa Sebenarnya? Intip Kandungan Skincare Legendaris Ini
-
4 Basic Skincare Wardah untuk Meredakan Kemerahan dan Jerawat, Lengkap dengan Review Pembeli
-
4 Pompa Air Tidak Berisik dan Hemat Listrik, Cocok untuk Penghuni Perumahan
-
3 Sampo Penghitam Rambut yang Dipuji Pengguna karena Ampuh Menutupi Uban
-
5 Bedak Tabur yang Memberikan Efek Glowing di Wajah, Hasil Makeup Halus dan Natural
-
Mimpi Resign dari Pekerjaan, Pertanda Baik atau Buruk? Ini Penjelasannya
-
5 Cairan Pembersih Kerak Lantai Kamar Mandi, Toilet Jadi Kinclong seperti Baru