Suara.com - Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia yang berlokasi di Jakarta mengibarkan bendera pelangi yang identik sebagai simbol kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender).
Bendera pelangi tersebut dikibarkan bersandingan dengan bendera union jack yang menjadi bendera Britania Raya. Pengibaran bendera itu dilakukan tepat di hari Anti-Homofobia dunia.
Potret pengibaran bendera LGBT oleh Kedubes Inggris
Melalui unggahan akun Instagram resmi Kedubes Inggris untuk Indonesia @ukinindonesia, tampak sebuah foto tiang bendera di lapangan kantor kedubes tersebut yang mengibarkan bendera pelangi sekaligus bendera Britania Raya.
Adapun dalam keterangan unggahan tersebut, Kedubes Inggris mengibarkan bendera pelangi untuk merayakan IDAHOBIT (Hari Internasional Melawan Homofobia, Bifobia, dan Transfobia) pada Selasa (17/5/2022) silam.
Kedubes Inggris juga memberikan pernyataan bahwa mereka mengkampanyekan penghapusan diskriminasi berbasis orientasi seksual dan gender kepada dunia internasional, tak terkecuali Indonesia.
Sontak, unggahan tersebut dipenuhi dengan kecaman dari warganet lokal yang menolak kampanye tersebut.
"Anda sudah tahu kan kalau bangsa dan pemerintah Indonesia kukuh menentang LGBT? Lantas kenapa anda dengan sengaja menyuarakan hal tersebut? Sangat tidak tepat!," tulis seorang warganet.
Bendera pelangi yang merepresentasikan kelompok LGBT memiliki sejarah dan makna tersendiri.
Baca Juga: Kibarkan Bendera LGBT, Kedubes Inggris Dituntut Meminta Maaf dan Hormati Nilai-nilai di Indonesia
Lantas, pesan seperti apa yang ingin disampaikan oleh komunitas LGBT melalui warna-warna dalam bendera pelangi tersebut, dan bagaimana sejarah asal muasalnya?
Menyadur dari laman resmi History, bendera pelangi LGBT atau yang kerap disebut oleh komunitas tersebut sebagai pride flag dirancang oleh seorang seniman sekaligus aktivis queer, Gilbert Baker pada 1978 silam.
Sebelumnya, seorang politisi Harvey Milk telah memesan rancangan tersebut kepada Baker untuk membuat ikon komunitas LGBT yang akan ditampilkan di pride parade San Francisco pada tahun yang sama.
Bendera pelangi bertujuan untuk menggantikan lambang identitas komunitas LGBT berupa segitiga berwarna merah muda. Simbol segitiga tersebut sebelumnya digunakan oleh Nazi Jerman untuk mengidentifikasi penduduk di bawah pemerintahan kediktatoran Hitler yang berorientasi seksual gay.
Lantas, simbol bendera pelangi menjadi identik dengan komunitas LGBT dan digunakan sebagai simbol kebanggaan yang mewakili kelompok tersebut.
Berita Terkait
-
Kibarkan Bendera LGBT, Kedubes Inggris Dituntut Meminta Maaf dan Hormati Nilai-nilai di Indonesia
-
Heboh Kedubes Inggris Kibarkan Bendera Pelangi LGBT, Tuai Pro-Kontra hingga Unfollow Massal
-
Kecam Kedubes Inggris Kibarkan Bendera LGBT di Jakarta, Tokoh Muhammadiyah Marah: Praktik LGBT Antimanusia
-
Putri Bungsu Gus Dur dan Kaum LGBT Sepakat Isu Keberagaman Lebih Urgen daripada Keseragaman di Indonesia
-
Idrissa Gueye Tolak Bermain dengan PSG Lantaran Warna Kaus Pelangi
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian