Suara.com - Saat marah dengan pasangan, seringkali kita meluapkan emosi di luar kendali. Sehingga tidak jarang yang muncul dari mulut ialah ucapan yang menyakitkan hati pasangan.
Untuk menghindari kerusakaan di hubungan secara permanen yang bisa begitu dalam sehingga tidak ada jalan untuk kembali, ada 5 hal yang tidak boleh kamu katakan atau lakukan setiap kali marah. Berikut rangkumannya dari Times of India.
Tuduhan "Kamu tidak pernah" dan "Kamu selalu"
Ketika kita kehilangannya, ada kecenderungan tertentu dari kita manusia, bahkan sangat mematikan, yang bisa merusak segalanya dan membuat kita menyesal nantinya. Beberapa di antaranya termasuk dialog menuduh yang dimulai dengan “kamu tidak pernah” dan “kamu selalu”. Mereka sering dibesar-besarkan dan juga jarang dikaitkan dengan masalah yang sedang kita perjuangkan. Jika pasangan kamu melakukannya, kamu tidak boleh melakukan hal yang sama. kamu tetap berpegang pada "Saya" dan kemudian dia juga akan menyadari perbedaannya.
“Jadi apa?” dan pernyataan "siapa yang peduli"
Jangan menggunakan bahasa yang akan membuat pasangan kamu berpikir bahwa kamu tidak tertarik pada mereka atau pendapat mereka. Ungkapan-ungkapan yang meneriakkan sikap kamu-tidak-peduli, membuat orang lain merasa tidak didengarkan. Tidak apa-apa jika kamu tidak setuju tetapi sangat penting bagi kamu untuk mendengarkan mereka.
Mengungkit masa lalu
Jangan mengungkit masalah masa lalu dalam pertarungan kamu. Di saat yang panas, kamu mungkin mengatakan sesuatu, kamu tahu betul bahwa kamu seharusnya tidak mengatakannya. Dan kita semua tahu bahwa kita tidak dapat menarik kembali kata-kata kita.
Memanggil nama
Jangan pernah memanggil nama pasangan saat tengah marah berat, tidak peduli seberapa buruk pertarungan itu. Itu hanya mengurangi banyak hal dari hubungan kamu. Kata-kata ini tidak menyembuhkan dan bertahan lama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
realme C100 Series Bawa Baterai Monster 8000mAh dan AI Gemini, Siap Cetak 'Champion' Masa Depan!
-
Tantangan Adopsi Toyota Hilux Listrik Bagi Pengusaha Akibat Selisih Harga
-
Viral Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ini Faktanya
-
Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 415 Personel Gabungan Disiagakan
-
BUMN Kini Tak Boleh Bisnis Semaunya Sendiri, Harus Satu Arah yang Sama
-
Possession Semu Berujung Petaka, John Herdman Evaluasi Total Pertahanan Timnas Indonesia
-
Haier H100M96GUX Dobrak Pasar High-End: QD-MiniLED, Audio KEF, dan Refresh Rate 240Hz!
-
Skema Potong Komisi Langsung Dinilai Bikin Pendapatan Ojol Lebih Transparan
-
8 Ciri-ciri Rumah yang Membawa Hoki dan Rezeki Menurut Feng Shui
-
3 Gol, 3 Poin, dan 1 Baju Dibuang: Cerita Unik Kemenangan Vietnam atas Indonesia