Suara.com - Jalan-jalan dan makan di restoran biasanya dilakukan bersama teman atau keluarga. Meski demikian, tak ada salahnya untuk mencoba pergi sendiri menghabiskan waktu luang.
Meski demikian, bagi orang yang tak terbiasa, pergi jalan-jalan dan makan di restoran sendirian bukanlah hal mudah. Hal ini tampak dalam unggahan akun Twitter FOODFESS2.
Dalam unggahan itu, seorang warganet berbagi pengalaman ketika ia memberanikan diri makan sendirian di restoran. Ia kemudian memesan makanan dan minuman lalu duduk di salah satu kursi di dekat bagian luar.
Hanya saja, ia merasa dirinya diperhatikan oleh orang-orang yang ada di sekitarnya. Hal ini lantas membuat dirinya merasa sedih.
"Beraniin makan sendiri, sampai dilihatin orang-orang segitunya huhu. Emang aneh apa lihat orang makan sendirian?" tulisnya dalam unggahan tersebut.
Rupanya, cuitan ini menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar pun menghiasi kolom balasan.
"Kamu bukan pusat dari dunia. Orang-orang melihatmu karena mereka punya mata," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar, "Tolong nggak usah banyak kepedean ngerasa dilhiatin orang-orang ya. Kecuali situ makan pakai kostum reog Ponorogo."
"Orang-orang nggak peduli sama lo, mereka ngincer kursi di meja lo," tulis warganet lainnya.
Baca Juga: Viral Ibu Ganti Popok Anaknya di Meja Makan, Auto Bikin Jijik Pengunjung Restoran Lain
Meski banyak komentar pedas, ada pula orang yang mengerti bagaimana perasaan warganet tersebut.
"Reply-nya kenapa pada jahat-jahat dan salty banget sih? Heran. Nggak semua orang nyaman sendirian. Otomatis karena nggak biasa sendirian, pasti muncul social anxiety yang mana bakalan ngerasa diliatin, ngerasa nggak nyaman," ungkap seorang warganet.
"Tapi aku relate sama yang dirasain sender, kalau ke mana-mana sendiri ngerasa diliatin, diomongin segala macem jadi bikin takut. Pernah saking ngerasa diliatinnya akhirnya kabur padahal baru makan sedikit, aku nggak tahu itu kenapa tapi akhirnya sadar kalau itu cuma imajinasi aku aja," kata warganet ini.
Sementara itu, hingga Senin (6/6/2022), cuitan ini sudah disukai sebanyak lebih dari 5 ribu akun di Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet
-
4 Kipas Angin Hemat Listrik yang Sejuk dan Ramah Tagihan Bulanan, Andalan saat Cuaca Panas
-
7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy
-
Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
-
3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional