Suara.com - Sebagai negara yang kaya rempah, penduduk Indonesia terbiasa meracik masakan dengan bahan dasar yang membuat rasa makanan menjadi kuat, termasuk rasa pedas. Bahkan, menyukai makanan pedas seolah sudah menjadi budaya tersendiri di Tanah Air.
Kecintaan masyarakat terhadap rasa pedas ini mendorong Tays Bakers (TAYS), produsen makanan ringan sehat asal Indonesia ini menghadirkan makanan ringan yang diberi nama Krakenz.
"Santapan pedas seolah menjadi simbol kebersamaan. Kecintaan masyarakat terhadap rasa pedas ini yang mendorong kami untuk berinovasi menciptakan sesuatu yang berbeda," pungkas CEO Tays Bakers, Alexander Anwar dalam siaran pers yang Suara.com terima belum lama ini.
Krakenz adalah kraker panggang dengan rasa pedas unik yang disesuaikan bagi masyarakat Indonesia yang menyukai citarasa pedas.
Di tengah banyaknya makanan ringan yang pedasnya berasal dari cabai atau sambal, Krakenz kata dia justru menghadirkan varian rasa pedas berbeda yaitu sensasi pedas dari berbagai negara.
Pengolahan oven baked membuat Krakenz tidak berminyak dan lebih sehat untuk disantap. Saat ini, dua dari lima varian rasa Krakenz sudah tersedia di pasaran, yaitu Japanese Curry dan Sweet & Spicy.
Sementera ketiga varian lainnya yaitu Nachos Cheese, Truffle Wasabi dan Mala akan diluncurkan dalam tiga bulan ke depan. Meski mengangkat citarasa unik mancanegara, Krakenz diproduksi menggunakan bahan baku dan rempah lokal yang berkualitas.
Saat ini, Krakenz bisa didapatkan secara online dan akan segera tersedia di pasar ritel dan pasar modern mulai bulan Juli 2022. Krakenz juga akan didistribusikan secara nasional untuk menjangkau pecinta kuliner pedas di seluruh Nusantara. Produk ini juga telah diekspor ke Tiongkok dengan nama Zipico.
Baca Juga: Wanginya Menggoda Banget, Chiki Balls Rilis Parfum Chiki Keju
Berita Terkait
-
Kebiasaan Ngemil Keluarga Indonesia Berubah, Kini Buah Hadir dalam Bentuk Camilan Praktis
-
Jangan Asal Pilih Camilan! Ini Standar Makanan Ringan yang Aman untuk Anak
-
Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Jangan Cuma Keripik! Ini 7 Pilihan Camilan Segar untuk Nonton Piala Dunia
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Pertamina Perluas Peluang Bisnis Rendah Karbon Lewat Pengembangan Ekosistem Baterai
-
Home Industry Ekstasi Terbongkar di Perumahan Natar
-
Arti Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal, Pertanda Apa??
-
Bahlil Jamin Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026 meski Konsumsi Berpotensi Over Kuota
-
15 Kode Redeem FF 1 September 2026: Kesempatan Klaim Skin Kuda Purnama dan Incubator
-
Banyak Misteri di A Bona Fide Killer, 3 Hal Ini Paling Bikin Saya Penasaran
-
Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari
-
Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir
-
Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?
-
Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari