“Kita membawa esensi kearifan budaya kita kepada G20, dan Alhamdulillah ini didukung dengan luar biasa. Bahkan saat ini negara di G20 diusulkan gotong royong sebagai bagian dari deklarasi, gotong royong jadi frame work yang digunakan untuk pemulihan pendidikan,” jelasnya
The Future of Work Post Covid 19 (Masa Depan Dunia Kerja Pasca Pandemi Covid 19)
Pandemi Covid 19 telah mengubah banyak hal dan berbagai sektor yang ada. Seperti yang diketahui, hal tersebut menuntut perubahan dengan tranformasi digital yang saat ini dilakukan.
Namun, adanya transformasi digital tersebut juga membuat hal-hal menjadi berubah. Bahkan, untuk beberapa pekerjaan saja saat ini sudah banyak yang sudah tidak ada. Pekerjaan yang tersedia tersebut juga diganti dengan beberapa hal baru sesuai dengan perubahan yang ada.
Oleh karena itu, Iwan mengatakan adanya distrupsi pada beberapa hal tersebut membuat semuanya harus ditata ulang. Selain itu karena segala hal sulit untuk diprediksi, poin utama yang penting yaitu menyiapkan pendidikan agar sumber daya manusia yang di masa mendatang siap menghadapinya.
“Revolusi 4.0 itu semakin terdistrupsi karena pandemi, sehingga kita perlu memikirkan ulang bersama-sama bagaimana tentunya relevansinya dunia pendidikan untuk mempersiapkan SDM kita di masa mendatang,” pungkas Iwan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
386 Hektare Lahan Sawah di Aceh Jaya Alami Kekeringan
-
Apple dan Samsung Menguat Saat Qualcomm-MediaTek Tertekan Krisis Memori
-
Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Kini Berlaku Sistem Buka-Tutup
-
Promo Belanja Lipstik di Guardian dari BRI, Cek Syaratnya!
-
5 HP Murah dengan Kamera Video Stabilizer Terbaik, Hasil Rekaman Makin Mulus
-
Industri Film Korsel Kembali Jaya Pasca-Pandemi, Berkat The King's Warden?
-
Tak Menyerah pada Keadaan, Anak Buruh Bangunan Ini Berhasil Meraih Kartika Astha Brata
-
Teach You a Lesson Resmi Masuk Top 10 Serial Non-Inggris Terpopuler Netflix
-
Nostalgia Hadir sebagai Tren Baru: Mengapa Gen Z Merindukan Era 2000-an?
-
Deddy Sitorus dari Partai Apa? Anggota DPR Sebut Wartawan 'Rombongan Sirkus'