Suara.com - Angkringan seringkali bukan hanya menjadi tempat makan, melainkan juga lokasi untuk nongkrong bersama teman. Angkringan pun identik buka di malam hari, bahkan beberapa di antaranya baru tutup menjelang subuh.
Sebuah angkringan yang cukup ternama pun cukup mengejutkan karena selalu ramai. Tak hanya itu, menjelang tengah malam, angkringan tersebut semakin penuh dengan pembeli.
Hal ini seperti tampak dalam unggahan akun Instagram doyanmakan_jkt. Dalam unggahan itu, seorang wanita berkunjung ke angkringan bernama Nasi Kucing Pak Gik yang cukup legendaris di Semarang.
Nasi Kucing Pak Gik sudah berjualan sejak 1967. Puluhan tahun berjualan, tempat ini selalu ramai didatangi pembeli meskipun makanan yang dijual sangat sederhana.
Nasi Kucing Pak Gik berlokasi di Jalan Inspeksi, Gajahan, Semarang Tengah. Setiap harinya, warung nasi kucing sederhana ini buka mulai pukul 21.00 WIB sampai 04.00 WIB.
Menjelang tengah malam, angkringan ini bukan bertambah sepi namun justru semakin ramai. Nasi Kucing Pak Gik bahkan sampai penuh karena pembeli yang datang.
"Datang jam 00.45 dikirain nggak bakal ramai, ternyata makin ramai," tulis wanita ini dalam unggahannya. Meja makan yang tersedia bahkan sudah penuh semua.
Nasi kucing yang disediakan juga memiliki beragam lauk yang menarik. Mulai dari ayam, rempela ati, hingga sambal udang, semua ada di sini.
Gorengan yang dijual juga sangat beragam. Ada pangsit goreng, sempol, tempe, mendoan, dan lainnya bisa ditemukan di sini.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Wedangan di Solo, Asyik Buat Nongkrong
Harga nasi kucing yang dijual pun relatif murah. Satu bungkus nasi kucing dibanderol seharga Rp2.500, sedangkan aneka gorengan dijual dengan harga Rp1.000.
Bukan hanya anak muda, angkringan ini juga dipenuhi oleh pelanggan ibu-ibu hingga bapak-bapak. Tak heran, Nasi Kucing Pak Gik terkenal sebagai tempat yang cocok untuk kaum muda hingga tua.
Untuk menonton video selengkapnya, klik di sini!
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas