Suara.com - Kemampuan bahasa Inggris kini menjadi suatu kebutuhan untuk bisa berinterkasi dan juga bersaing di dunia internasional. Tidak heran jika kini semakin banyak masyarakat yang mengasah kemampuan berbahasa Inggris.
Dalam keterangannya, CEO Wall Street English Indonesia (WSE Indonesia), Kish Gill, mengatakan salah satu cara untuk peningkatan kualitas bahasa Inggris iaalah melalui sebuah komunitas. Hal itu ia ungkapkan dalam pembukaan cabang terbarunya di Sedayu City, Kelapa Gading.
“Cabang terbaru di Sedayu City ini dibangun dengan konsep untuk memberikan fasilitas kepada member-member kami untuk mewujudkan misi kami, yaitu meningkatkan kepercayaan diri member-member kami melalui komunitas sehingga dapat meningkatkan peluang-peluang mereka di masa depan.”
Salah satu member WSE Indonesia, Cindy May McGuire – Puteri Indonesia Lingkungan 2022, menyatakan dukungannya terhadap pembukaan cabang terbaru Wall Street English Indonesia.
“Saya pribadi merasa metode yang diterapkan oleh Wall Street English sangatlah efektif, yakni dengan menggunakan komunitas sebagai cara untuk melatih kepercayaan diri dalam berbahasa Inggris. Hal ini mendorong saya menjadi lebih percaya diri dalam berbicara menggunakan bahasa Inggris untuk public speaking,” tutur Cindy.
Ada 4 komunitas yang telah berdiri dalam naungan WSE Indonesia sejak tahun 2017, yaitu: 1) The Syndicate — untuk para entrepreneur dan business enthusiast, 2) LEAP — untuk para pelajar yang berambisi dalam meraih sukses di dunia akademis, 3) CRE-8 — untuk para antusias kesenian dan kreatifitis dalam berkarya, 4) Re-Charge — komunitas yang fokus pada kesehatan tubuh, mental, jiwa dan raga.
Setiap komunitas mempunyai acara pertemuan, acara showcase dan workshop tersendiri yang tentunya selalu diselenggarakan dalam Bahasa Inggris untuk mewujudkan misi WSE Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim