Suara.com - Putri Anne dikenal sebagai sosok yang blak-blakan, sama seperti mendiang ayahnya, Pangeran Philip. Dan tampaknya, itu juga yang menjadi kesan pertama istri Pangeran Harry, Meghan Markle saat bertemu Putri Anne.
Menyadari reputasi Anne sebagai salah satu bangsawan Kerajaan Inggris paling sibuk, Meghan Markle dilaporkan sempat membuat pertemua dengan bibi suaminya itu, saat awal-awal bergabung dengan kerajaan.
Putri Anne dianggap dapat menjadi guru terbaik bagi Meghan untuk menyesuaikan diri dengan peran barunya di Kerajaan Inggris.
Hanya saja, diyakini pertemuan itu telah membuat Putri Anne menjadi tidak yakin bahwa Meghan Markle bisa hidup dan menjadi bagian The Firm.
Putri Anne sendiri telah secara terbuka berbicara tentang rasa prihatinnya tentang kondisi generasi muda saat ini, yang ia anggap memiliki pandangan kabur tentang apa yang dibutuhkan kerajaan.
Dalam sebuah wawancara dengan Vanity Fair, Putri Anne menyebut tentang pentingnya hal-hal dasar.
"Jangan lupakan dasar-dasarnya. Saya tidak berpikir generasi muda ini mengerti apa yang saya lakukan di masa lalu dan seringnya benar, iya kan?"
"Saat ini mereka lebih sering 'oh, ayo lakukan dengan cara baru'."
"Dan saya sudah di tahap 'tolong jangan putar lagi roda itu. Kami pernah ke sana, melakukan itu. Tidak bekerja. Anda mungkin perlu kembali ke dasar'."
Baca Juga: Amanda Manopo Dituding Saling Kode dengan Arya Saloka, Netizen Sentil Putri Anne
Menurut pakar kerajaan Neil Sean, setelah mendengar Anne berbicara tentang ketelitian, tugas, dan kerja keras yang akan diminta darinya, Meghan 'meninggalkan pertemuan dengan tercengang'.
"Mencapai keseimbangan antara kehidupan publik dan pribadi tidak pernah mudah, tetapi Anne adalah Windsor yang telah menemukan rahasia untuk memiliki semuanya," ungkap seorang sumber kerajaan kepada New Idea, dikutip Selasa (9/8/2022).
"Anne mencoba menjelaskan bahwa kehidupan kerajaan tidak seperti Hollywood. Mewakili Ratu, melakukannya dengan baik, lalu pulang dan menjalani kehidupan normal. Tidak ada yang lebih besar dari Mahkota."
Menurutnya, reaksi Meghan membuat Putri Anne meragukan Duchess of Sussex tidak akan pernah mewakili Yang Mulia.
"Anne selalu tahu Meghan akan memiliki umur yang sangat singkat di monarki," jelasnya.
Sumber lain menambahkan: "Anne yang pekerja keras dan tidak rewel adalah kebalikan dari semua yang dikejar selebriti Hollywood."
"Tidak heran mereka tidak pernah bertemu secara langsung. Dan, tentu saja, mengingat Harry dan Meghan kabur ke California begitu keadaan menjadi sulit, Anne benar, seperti biasa!"
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional