Suara.com - Kelapa merupakan buah tropis yang cukup mudah ditemukan di Indonesia. Para wisatawan asing yang datang ke Indonesia pun cukup menyukai rasa kelapa yang segar.
Salah satu contohnya seperti yang tampak dalam unggahan akun TikTok timo.travel. Dalam unggahan itu, seorang pria bule asal Jerman hendak membeli kelapa muda di pinggir jalan Bali.
"Membeli kelapa di Bali," tulis Timo di awal video. Terlihat pedagang kelapa itu hanya menggunakan sebuah etalase yang diletakkan di bawah pohon rimbun.
Saat memesan es kelapa, penjual yang merupakan pria paruh baya itu kemudian menawarkan untuk menambahkan es batu atau lemon ke dalamnya. Mendengar hal ini, pria bernama Timo itu sempat merasa heran karena belum pernah mencoba sebelumnya.
Pedagang itu kemudian memberikan es kelapa original tanpa tambahan apapun. Timo lalu diberikan satu buah kelapa muda utuh dan menikmatinya di salah satu meja yang disediakan.
Pedagang pun sempat berbincang sejenak dengan Timo menggunakan bahasa Inggris yang cukup lancar. Saat mengetahui Timo berasal dari Jerman, pedagang itu terdengar cukup antusias.
Timo menikmati kelapa muda tersebut dengan tenang di meja yang tersedia. Hingga kelapa muda tersebut habis, ia pun bergegas untuk membayarnya.
Setelah itu, ia lantas berpamitan pulang dan bergegas pergi dengan sepeda motornya.
Video ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
Baca Juga: Viral Wanita Bule Syok dengan Harga Makanan di Bali, Publik: Saya yang Orang Indonesia Juga Kaget
"Jika kamu menambahkan lemon di air kelapa akan terasa lebih segar. Kamu harus mencobanya," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Orang Bali banyak yang jago bahasa Inggris ya," ujar warganet ini.
"Padahal pakai lemon dan es batu segar banget, apalagi pas panas," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Kamis (25/8/2022), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 1 juta kali di TikTok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya
-
Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati
-
Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia
-
Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi
-
Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35
-
Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?
-
Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi