Suara.com - Artis Nana Mirdad mengatakan untuk melestarikan lingkungan tidak perlu langsung yang dampak besar. Hal itu bisa dimulai dari hal kecil sederhana seperti tidak meminta kantong plastik atau membawa botol minum saat keluar rumah.
Istri Andrew White ini juga mengatakan, jangan takut langkah sederhana ini dianggap tidak memiliki manfaat, karena sekecil apapun bisa memberikan dampak baik dan menularkannya ke orang lain.
"Kita harus mau, jangan jadi generasi muda yanh tutup mata, harus mau menjadikan dunia lebih baik, jangan pernah mikir nggak ada impactnya (dampaknya)," ujar Nana saat konferensi pers Penanaman dan Konservasi 5.000 Bibit Mangrove di Bali, Rabu (31/8/2022).
Perempuan yang sudah bermukim di Bali hampir 13 tahun ini mengakui jika susah-susah gampang untuk mengajak dan menularkan kebiasaan melestarikan lingkungan. Apalagi jika punya pendapat beda dengan orang lain.
"Mungkin buat kita kecil, tapi jika ada 1 atau 2 orang yang mendengarkan atau 100 orang tetap akan berdampak baik. Ketika kita influence sesuatu, jangan pernah minder nggak punya power, karena semua orang dasarnya punya power," ungkap Nana lagi.
Adapun tindakan yang sudah dilakukan ibu tiga anak ini untuk melestarikan lingkungan masih seputar hal sederhana. Dari mulai menolak pakai sedotan plastik saat makan atau minum di luar rumah hingga terbiasa membawa botol minum dari rumah.
Hal terakhir yang sangat penting yaitu menjadikan pelestarian lingkungan sebagai gaya hidup atau lifestyle setiap hari, dengan sabar dan perlahan.
"Dengan legowo akan lebih mudah, dan tidak jadi beban, dan tanpa sadar kita sampai di tahap ini. Jangan jadikan beban tapi jadikan lifestyle, mulai dari yang kecil aja dulu," tutup Nana.
Baca Juga: Sampah di Kota Tabanan Meluber Gara-gara Eskavator Rusak
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim