Suara.com - Kabar kematian Ratu Elizabeth II pada Kamis (8/9/2022) waktu setempat tentu membuat publik berduka. Perempuan yang baru saja merayakan 70 tahun kepemimpinannya ini meninggal di usia 96 tahun.
Selama hidupnya, ada beberapa hal menarik dari sang Ratu yang berhasil mencuri perhatian publik. Mulai dari gaya busana, komunikasi nonverbal yang ia lakukan, serta beberapa aturan buatannya yang cukup unik.
Salah satunya adalah aturan mengenai jenis-jenis makanan yang dihindari olehnya. Pemilihan makanan ini tidak hanya berlaku bagi sang Ratu namun juga anggota keluarga kerajaan yang lain.
Setidaknya ada 7 jenis makanan yang dihindari oleh Ratu dan keluarga kerajaan lain menurut laman Delish. Apa saja?
1. Bawang
Bukan rahasia umum bila Ratu dan keluarga kerajaan tidak makan bawang-bawangan, baik bawang putih ataupun bawang bombai. Larangan itu lantaran umbi-umbian satu ini meninggalkan bau tak sedap di mulut.
Bagi anggota keluarga kerajaan yang kerap bertemu dengan orang lain, bau tak sedap tentunya sangat dihindari.
2. Daging Dengan Kematangan Rare dan Kerang
Beberapa menyebut bila Ratu memang tidak menyukai daging yang nampak segar, namun sebagian berspekulasi bahwa hal ini dilakukan untuk menghindari kemungkinan diracun. Hal yang sama berlaku untuk kerang.
Baca Juga: 5 Kepribadian Ratu Elizabeth II sebagai Orang Nomor Satu di Kerajaan Inggris
3. Pasta, Beras, dan Kentang Hanya untuk Acara Khusus
Tiga jenis karbo ini dihindari hanya oleh Ratu. Para bangsawan lain yang tidak makan bersamanya diperbolehkan untuk memakan 3 jenis makanan ini.
Namun, Ratu masih mentolerir keberadaan makanan ini dengan catatan ketiganya hanya disajikan pada saat-saat tertentu.
4. Buah-buahan Musiman
Ratu menyukai buah dan sayur yang disajikan sesuai dengan musimnya. Ia tidak mempermasalahkan memakan buah stroberi selama musim panas, namun bila buah tersebut disajikan di bulan Januari, ia akan menolaknya.
Pasalnya, buah stroberi tidak tumbuh dengan baik di bulan tersebut dan dirinya yakin bahwa stroberi tersebut sudah dimodifikasi secara genetik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
7 Sepatu Nike dengan Diskon hingga 69% di Foot Locker, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
7 Rekomendasi Sepatu Badminton Terbaik, Performa Oke Bebas Cedera
-
5 Sunscreen dengan Kandungan Panthenol, Perlindungan Maksimal Skin Barrier
-
Berapa Biaya Masuk Taman Nasional Tesso Nilo? Rumah Gajah Sumatera yang Digusur Kebun Sawit
-
Kebangkitan Rempah Nusantara: Inilah Para Jawara Muda yang Mengubah Wajah Kuliner Indonesia!
-
Kompor Kaca Jadi Primadona Dapur Modern, Apa yang Membuatnya Semakin Diminati?
-
Apa Itu Status Darurat Bencana Nasional? Pengertian, Indikator, dan Prosedurnya
-
Daftar Zodiak Paling Beruntung di Bulan Desember 2025, Apakah Kamu Termasuk?
-
Si Paling Hoki, Ini 3 Shio yang Diprediksi Bakal Beruntung Banget pada Desember 2025
-
Maybank Indonesia Dorong Sport Tourism Ramah Lingkungan Lewat Il Festino 2025