Suara.com - Rindu dengan jajanan pinggir jalan, Nagita Slavina langsung keliling kota Jakarta untuk menyicipi berbagai makanan juga minuman. Pada episode konten terbaru JajaRans, Nagita Slavina yang merupakan istri Raffi Ahmad itu menyerbu lapak martabak manis favorisnya di area Jakarta.
Jika sebelumnya, Gigi, sapaan akrab Nagita Slavina, jajan dengan memboyong penjual jajanan itu ke rumahnya. Kini, ibu dua anak itu datang langsung ke lapak penjualnya dan makan di dalam mobil.
Nagita Slavina memesan empat rasa martabak sekaligus, yakni keju spesial, campur keju cokelat kacang, cokelat nutela, dan martabak polos.
Sambil menunggu martabaknya selesai dibuat, Nagita Slavina juga memesan es kopyor dan es campur di seberang jalan lain. Gigi mengaku sangat suka dengan es kopyor.
"Enak banget es kopyornya. Aku tuh suka banget es kopyor," ucap Nagita Slavina sambil menyantap semangkuk es tersebut.
Belum habis es koptornya, Gigi lanjut menyantap es campur. Tetapi, baru beberapa kali menyendoknya, Gigi enggan menghabiskan es campur tersebut lantaran ada alpukat di dalamnya.
Kemudian es yang masih penuh semangkuk itu pun diberikan kepada Merry, asisten Raffi Ahmad.
Saat kembali asik menyantap es kopyor, Gigi ternyata terus diperhatikan oleh anak-anak dari luar mobilnya. Mereka menyebut Gigi dengan sebutan, 'ibunya Cimung'. Namun yang dimaksud seharusnya Cipung, julukan anak kedua Gigi, Rayyanza.
"Cimung dari mana cimung. Anak gue bukan Cimung, namanya Rayyanza. Haha ibunya si Cimung," ucap Gigi sambil tertawa.
Tak lama setelah itu, martabak pesanannya datang. Gigi langsung menyantap nartabak rasa keju spesial yang menjadi favoritnya.
Saat asik makan martabak, anak-anak yang awalnya melihat Gigi dari depan mobil, beralih ke samping tepat di depan pintu mobil yang terbuka ke arah Gigi.
"Kenapa, dek? Kenapa diliatin?" tanya Gigi kepada anak-anak yang pengamen dan penjual tisu tersebut.
"Cantik katanya," ucap salah satu tim Gigi dari balik kamera.
"Makasih, yah. Kamu juga ganteng. Udah pada makan belum? Udah sana pada pesen makan, nanti gue bayarin," kata Gigi lagi.
Ia segera meminta anak-anak tersebut memesan makanan agar tidak semakin banyak orang yang berkumpul di sekitar mobilnya.
"Udah sana nanti pada ngerubung, gue gak bisa bayar martabak nanti," ujarnya.
Setelah seluruh pesanannya selesai dibuat, Gigi juga sampai menghabiskan semangkuk es kopyornya. Ia merasa senang bisa menikmati jajanan secara langsung lagi.
"Alhamdulillah kita bisa jajan-jajan lagi. Kalau kemarin kan jajannya di rumah," tutup Gigi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan