Suara.com - Semua orang di hari bahagianya pasti ingin tampil menarik. Begitupun seorang pengantin wanita yang ingin terlihat cantik bak putri.
Namun, pengantin wanita satu ini memiliki pengalaman pernikahan yang sebaliknya. Alih-alih menikmati hari bahagianya, ia malah harus menghabiskan waktu 8 jam di rumah sakit karena reaksi alergi yang ia alami.
Kejadian itu bermula ketika wanita bernama Alexis memiliki ide untuk melakukan eyelash extension sebelum hari pernikahannya. Tujuannya melakukan eyelash adalah agar riasannya nanti terlihat lebih glam.
Sekitar satu hari sebelum hari pernikahan ia melakukan janji temu di salon langganannya. Ketika ia melakukan eyelash memang agak sedikit berbeda dari sebelumnya.
Saat diberi lem pada matanya ia merasakan agak sedikit perih. Alih-alih mengurangi rasa sakitnya itu, si ahli kecantikannya hanya mengatakan kalau mata Alexis mungkin sedikit sensitif.
Selasai proses pemasangan eyelash, mata Alexis malah semakin sakit yang berakhir ia mencopot plester eyelash yang terpasang di matanya.
"Hingga sampai di rumah pun mataku masih sangat perih. Bahkan aku kesulitan untuk tidur karena mataku sangat sakit," ungkapnya dilansir dari laman Daily Mail.
"Aku sudah menghubungi salon tempat aku memasang bulu mata ini, tapi mereka hanya menyarankanku untuk membeli obat tetes mata dan pereda nyeri," sambung Alexis lagi.
Keesokan harinya, Alexis mengaku matanya semakin perih. Namun, ia tetap melanjutkan perjalanan menuju venue pernikahannya.
Perjalanan dari rumahnya ke venue pun cukup jauh dan memakan waktu hampir dua jam. Saat sampai di venue, ia langsung dirias dan berganti pakaian.
Kondisi mata Alexis pun semakin parah karena keluar nanah dan di bagian putih matanya itu seperti ada darah berhenti. Rasa sakit yang tak tertahankan itu pun membuat Alexis memutuskan untuk pergi ke rumah sakit terdekat.
Sesampainya ke rumah sakit ia langsung ditangani oleh dokter. Karena matanya yang berkerak nanah itu harus dibersihkan terlebih dahulu. Tentu saja, itu sangat memamakan waktu yang banyak.
"Dokter juga mengatakan jika mataku tak segera dilarikan ke rumah sakit, bisa saja mata bagian kananku ini terancam buta," katanya.
Setelah bersih, dokter memberikannya resep beberapa obat termasuk tetes mata. Ia pun langsung bergegas ke apotek.
Naasnya apotek yang ia datangi pertama kali kehabisa obat menurut resepnya itu. Akhirnya ia pun langsung bergegas menuju apotek lain, hal itu lah yang sudah menyita waktunya sekitar 8 jam karena masalah alergi mata.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
Terkini
-
5 Sepeda Hybrid Paling Nyaman Buat Gowes, Siapkan untuk Teman Ngabuburit
-
Liburan Hemat ke Singapura: Tips Praktis untuk Traveler Indonesia
-
Asmara Lancar, Ini 5 Shio yang Diprediksi Beruntung 8 Februari 2026
-
Kapan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026 Dibuka? Jangan Sampai Ketinggalan Jadwalnya
-
5 Rekomendasi Model Baju Imlek Wanita 2026 yang Nyaman dan Elegan
-
5 Lipstik Jadul Legendaris Mulai Rp10 Ribuan, Kualitas Tidak Murahan
-
Sosok Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati Klaten Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun
-
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
-
5 Sleeping Mask dengan Kolagen untuk Usia 40-an, Bikin Kulit Kencang saat Bangun Tidur
-
5 Produk Viva Cosmetics untuk Mencegah Penuaan Dini, Jaga Kulit Tetap Awet Muda