Suara.com - Berhubungan seksual kerap kali memicu detak jantung dan tarikan nafas yang lebih cepat. Bagi orang yang memiliki gangguan pernapasan seperti asma, posisi tertentu terkadang berisiko sebabkan penyakitnya kambuh.
Tetapi ada beberapa posisi yang dapat dicoba untuk menghindari kelelahan dan menjaga tekanan pada dada. Dikutip dari Insider, berikut lima posisi seks yang ideal untuk orang dengan masalah pernapasan.
1. Berbaring Miring
Psikolog dan co-director Modern Sex Therapy Institutes Rachel Needle mengatakan berhubungan seks dalam posisi yang tidak terlalu berat dapat berguna bagi orang yang memiliki masalah pernapasan.
Posisi berbaring miring sangat baik jika kedua pasangan kesulitan bernapas, karena tidak ada pasangan yang perlu menopang berat badan pasangan.
2. Cowgirl atau Cowboy
Posisi cowgirl atau cowboy dapat berguna bagi pasangan dengan masalah pernapasan di bawah karena tidak mengeluarkan terlalu banyak energi. Posisi itu juga bisa jadi pilihan yang bagus karena posisi wajah tidak terlalu dekat satu sama lain.
"Itu memungkinkan pernapasan lebih dalam dan melalui mulut yang diperlukan oleh beberapa orang dengan masalah pernapasan," kata Tara Suwinyattichaiporn, profesor komunikasi seksual di California State University, Fullerton.
3. Spooning
Posisi spooning juga jadi pilihan bagus untuk menghemat energi dan menghindari kehabisan napas. Posisi itu hanya membutuhkan gerakan kecil dan lebih sedikit kardio. Spooning juga bisa menjadi pilihan yang baik karena pasangan tidak akan bernapas ke wajah satu sama lain.
4. Standing doggy
Posisi doggy berdiri mirip dengan gaya doggy klasik, tetapi lebih cocok untuk orang dengan masalah pernapasan. Ini adalah posisi yang baik jika pasangan yang dominam memiliki masalah pernapasan, karena mereka memiliki banyak ruang terbuka untuk bernapas dan tidak perlu terlalu banyak bergerak.
5. Seks non-penetrasi
Penting untuk diingat bahwa seks penetrasi tradisional bukan satu-satunya pilihan seksual. Misalnya, meraba dan masturbasi bersama bisa menjadi pengalaman seksual yang hebat, kata Suwinyattichaiporn.
Baca Juga: Tanya Seksolog: Bagaimana Sih Cara Bersihkan Organ Vital Setelah Berhubungan Intim?
Mungkin diperlukan beberapa percobaan dan kesalahan untuk menemukan praktik seksual yang tidak memperburuk gejala gangguan napas.
Bereksperimen dengan berbagai jenis seks dapat membantu Anda menemukan apa yang cocok dan nyaman untuk dilakukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
6 Shio Paling Hoki pada 17 Maret 2026, Siapa Saja?
-
7 Cara Membalas Ucapan Selamat Idulfitri dari Non-Muslim dengan Sopan
-
LDK PPI Tiongkok Region Utara 2026 Cetak Pemimpin Berjiwa SATSET
-
7 Ide THR Lebaran 2026 Selain Uang untuk Keponakan, Edukatif dan Bikin Makin Kreatif
-
Nastar Singkatan dari Apa? Begini Sejarah Unik Hingga Jadi Ikon Idulfitri
-
Intip Gaji Menteri dan Anggota DPR RI, Ada Wacana Bakal Dipangkas Presiden Prabowo
-
Benarkah Malam ke-27 Ramadan adalah Malam Lailatul Qadar? Simak Tanda-tandanya
-
Apa Itu Lemomo? Platform E-commerce Blind Box yang Mulai Ramai di Indonesia
-
16 Maret 2026 Tarawih Malam ke Berapa? Ini Keutamaannya
-
Restoran Hikiniku to Come Resmi Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hamburg Panggang di Meja