Suara.com - Setelah kopernya nyasar hingga Kualanamu, kini puta bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep kembali hadapi masalah dengan maskapai. Kali ini dengan Lion Air yang tetiba ubah jadwal penerbangan Kaesang dari Jakarta ke Solo.
Pengalaman ini dibagikan kekasih Erina Gudono itu di media sosial Twitter, sekaligus membalas pengalaman salah satu netizen yang dibuat kesal oleh salah satu maskapai Indonesia.
Dalam pesan percakapan yang diunggah Kaesang Pangarep, memperlihatkan adik Gibran Rakabuming itu tetiba dapat pesan perubahan jam penerbangan dari yang tadinya pukul 06.45 WIB diubah menjadi 09.10 WIB.
Kaesang Pangerep menolak perubahan jadwal itu, karena jika diubah ia jadi tidak bisa menghadiri pernikahan sahabat dekatnya, yaitu teman sejak sekolah dasar (SD) di Solo.
"Gak mau, saya maunya jam 06.45 berangkat. Saya sengaja pilih jam itu supaya bisa hadirin temen saya nikah jam 8," balas Kaesang dalam pesan tersebut dikutip suara.com, Senin (21/11/2022).
Dalam cuitannya, Kaesang mengaku kesal dengan perubahan jadwal tiba-tiba, sekaligus ia kecewa tidak bisa melihat dan menghadiri momen penting teman yang sudah bantu mengembangkan bisnisnya.
"Saya sampai kesel sendiri, gak bisa hadirin nikahan temen SD, yang udah bantuin di perusahaan saya," ungkap @kaesangp.
Sebelum netizen yang pesannya dibalas Kaesang, @sandi_wahyudi bercerita jika maskapai Batir Air lakukan re-schedule dan seenaknya mengubah hari penerbangan, dan mengatakan tindakan tersebut sebagai wanprestasi.
Wanprestasi adalah tidak dipenuhinya kewajiban dalam suatu perjanjian, layanan jasa atau penjualan produk dalam bentuk kontrak.
Baca Juga: Soal Koper Kaesang Dibawa Batik Air, Deddy Corbuzier: Tidak Bedakan Rakyat dan Anak Presiden
"Dear @BatikAirINA @LionAirID kalau reschedule ganti hari ini kalau kontraktual kalian udah wanprestasi. Udah gitu gw cancel gw dibebanin cancelation fee dan administrasi fee. Tolong lah masa kalian bikin jadwal penerbangan kalah sama angkot," ungkap @sandi_wahyudi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Redam Bisingnya Bawah Jembatan Alun-alun Kota Bandung, Film "Dan Bandung" Rilis Clip Nuansa Syahdu
-
Review Drama Gannibal, Sisi Gelap Desa Kuge yang Menelan Banyak Korban Jiwa
-
Kisah Pedagang Ban di Matraman: Rugi Usai Lapak Dibakar Massa Bentrok
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Usai Perry Warjiyo Mundur, Saham Perbankan dan Properti Harus Diwaspadai Investor
-
Tak Hanya Genjot Bisnis, Emiten LINK Perkuat Strategi ESG
-
Dugaan Asusila Guru SD di Patimpeng Bone Disorot, SEMMI: Tolak Damai !
-
Kasat Narkoba Tangsel Terseret Kasus Narkoba, Dua Polisi Diproses Pidana
-
Sayembara Cocok untuk Buronan Kakap, Jangan Berlakukan Bagi Begal dan Copet
-
Prabowo Minta Kampus Kuasai Teknologi Perkapalan