Suara.com - Penulis Inggris telah meminta Raja Charles III untuk menghapus gelar kerajaan Pangeran Harry dan Meghan Markle. Tindakan itu dinilai perlu dilakukan dengan cepat dan tegas oleh raja berusia 74 tahun tersebut. Sebab menurutnya, penghargaan yang diberikan kepada Harry dan Meghan justru bisa jadi "penghinaan" terhadap monarki.
Nile Gardiner, seorang analis kebijakan luar negeri berbicara setelah terungkap bahwa Duke dan Duchess of Sussex akan menerima penghargaan hak asasi manusia karena melawan rasisme struktural di Keluarga Kerajaan.
Pangeran Harry dan Meghan Markle memenangkan Robert F. Kennedy Ripple of Hope Award karena menantang "struktur kekuatan" kerajaan.
Keponakan John F Kennedy, Kerry Kennedy, yang akan menjadi pembawa acara penghargaan tersebut, mengatakan bahwa pasangan dengan gelar Sussex itu telah mengambil sikap berani dengan melawan para bangsawan. Walaupun sadar akan konsekuensi berisiko dikucilkan.
Gardiner menggambarkan penghargaan itu sebagai "serangan yang memalukan" terhadap monarki.
"Penghargaan yang konyol untuk Meghan dan Harry, dan serangan yang memalukan terhadap Monarki Inggris. Duke dan Duchess of Sussex akan menerima penghargaan hak asasi manusia untuk 'sikap heroik' melawan 'rasisme' kerajaan," tulisnya dikutip dari Mirror.
Sementara itu Kerry Kennedy menyampaikan bahwa Harry dan Meghan pergi ke institusi tertua dalam sejarah Inggris dan memberi tahu alasan mereka keluar sebagai anggota kerajaan.
"Mereka tidak dapat memiliki rasisme struktural di dalam institusi tersebut, mereka tidak dapat mempertahankan kesalahpahaman tentang kesehatan mental. keberanian untuk mempertanyakan kolega, keluarga, dan komunitas mereka tentang struktur kekuasaan yang mereka pertahankan, dan inilah yang telah dilakukan Meghan Markle dan Pangeran Harry," kata Kennedy.
Hal itu terungkap setelah Harry dan Meghan mengatakan mereka mengalami rasisme dalam Keluarga Kerajaan selama wawancara eksplosif dengan Oprah Winfrey. Pasangan itu menuduh seorang bangsawan senior membuat komentar rasis tentang warna kulit putra mereka, Archie.
Baca Juga: Meghan Markle Berharap Mendapat Pengampunan dari Raja Charles dengan Kehamilan Anak Ketiganya
Pangeran William kemudian memberikan pernyataan setelah wawancara tersebut.
"Kami bukanlah keluarga yang rasis," tegasnya.
Istana Buckingham juga mengeluarkan pernyataan atas nama Ratu Elizabeth II setelah wawancara tersebut.
"Meskipun beberapa kenangan mungkin berbeda, mereka ditanggapi dengan sangat serius dan akan ditangani oleh keluarga secara pribadi," demikian bunyi keterangan kerajaan saat itu.
Harry dan Meghan mengundurkan diri sebagai bangsawan senior pada Januari 2020. Meski begitu gelar kerajaan keduanya tidak dicopot sebagai Duke dan Duchess of Sussex.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS