Suara.com - Kesadaran anak muda untuk memiliki asuransi jiwa terbilang relatif masih belum terlalu tinggi. Padahal sebenarnya penting bagi anak muda untuk memiliki asuransi jiwa.
Hal itu seperti diungkapkan oleh Direktur BCA, Haryanto T. Budiman dalam keterangannya baru-baru ini.
“Tingkat mobilitas yang tinggi serta masih kurangnya informasi menjadi kendala bagi masyarakat untuk memiliki asuransi, sementara perlindungan jiwa adalah salah satu hal yang wajib dimiliki nasabah untuk memitigasi risiko finansial yang tidak terduga," kata Haryanto.
Oleh sebab itu, Christine mengatakan pihaknya baru-baru ini meluncurkan MyGuard hasil kerjasama PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) bekerja dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Produk asuransi ini memberikan pengalaman baru bagidalam melengkapi kebutuhan nasabah akan proteksi jiwa di tengah tingginya tingkat mobilitas masyarakat saat ini.
“Kami akan terus melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas layanan untuk menjawab kebutuhan trend digital saat ini. Dengan hadirnya MyGuard, diharapkan dapat menjadi solusi bagi nasabah untuk memenuhi kebutuhan asuransi jiwa lebih cepat dan mudah," kata Direktur BCA, Santoso.
Seperti diketahui, berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APSI), jumlah pengguna internet Indonesia tahun 2022 mencapai 76,36% dari total jumlah penduduk atau 210 juta orang. Tingginya angka tersebut menjadi peluang besar bagi bisnis digital, terutama Indonesia yang menjadi salah satu pasar ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.
“Memiliki produk asuransi jiwa sejak usia muda sebagai proteksi keuangan masa depan sangat penting karena risiko maupun penyakit dapat datang kapan saja dan dimana saja," kata Christine Setyabudhi, Presiden Direktur & Chief Executive Officer (CEO) BCA Life,
Lebih lanjut Christine berharap bahwa adanya asuransi jiwa digital ini akan mendorong peningkatan kesejahteraan serta membantu perencanaan keuangan agar dapat menjamin masa depan keluarga di Indonesia.
Baca Juga: 4 Kesalahan Terburuk yang Bisa Kamu Lakukan di Usia 20, Tidak Apa-apa Kok!
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie