Suara.com - Fakta menarik diungkap Pelopor Teknik Tarik Benang atau Thread Lift asal Korea Selatan, Dr. Kwon Han Jin yang menemukan jika pandemi dan fitur zoom memicu zoom dysmorphia. Akibatnya, banyak orang ingin terlihat lebih kulit kencang dan awet muda. Hasilnya prosedur tarik benang semakin jadi tren, tapi apa aja sih yang perlu diperhatikan?
Pandemi membuat orang ingin terlihat lebih awet muda berdasarkan hasil survey yang dilakukan kepada lebih dari dokter spesialis kulit dunia, sebagaimana tertuang dalam International Journal of Women’s Dermatology 2021, banyak pasien mencari prosedur kosmetik agar penampilannya saat meeting zoom semakin baik.
Penampilan ini juga diharapkan bisa menunjuang kegiatan video conferencing calls, ataupun segala aktivitas yang berhubungan dengan media social.
Bahkan survey mengatakan perawatan kulit yang paling diminati 82 hingga 94,5% adalah injetable treatment, dan 64,5 % adalah tindakan laser dengan tujuan mayoritas memperbaiki contour wajah.
Sebagai produsen benang untuk tindakan tarik benang Ultra V Lift, Dr. Kwon Han Jin juga mengatakan karena sudah melayani ribuan pasien, tindakan medis kosmetik ini aman karena sudah digunakan hampir di seluruh dunia.
"Ribuan pasien sudah ditangani, dan dapat dilihat hasilnya sangat natural dan sempurna, dan yang pasti aman, sekaligus menjawab ketakutan pasien selain mengajarkan basic knowledge, juga diberikan cara untuk menghindari komplikasi yang mungkin terjadi," ujar Dr. Kwon dalam keterangan PT. Regenesis yang diterima suara.com, Selasa (21/2/2023).
Thread lift atau tarik benang adalah metode kosmetik yang dilakukan dengan memasukkan jarum tipis untuk menyisipkan benang jahit polypropylene bergerigi melalui lapisan lemak di bawah kulit. Benang kemudian ditarik ketat untuk mengangkat kulit dan jaringan yang kendur pada wajah dan leher.
Seperti negara asalnya, dengan teknik kosmetik ini pasien akan memiliki wajah khas perempuan Korea atau Korean Look yang sudah jadi trademark di negeri ginseng tersebut.
"Korean look menjadi trademark dari Korea Selatan , yang menunjukkan kecantikan wanita dengan bentuk garis rahang yang tegas, tanpa kerutan, dan hidung mancung natural. Hasil ini dapat dicapai dengan tindakan benang," jelas Dr. Kwon.
Baca Juga: Dokter Richard Lee Kembali Senggol Produk Bening's
Tapi kata Dr. Kwon, lantaran banyaknya kesalahpahaman tentang prosedur tarik benang. Meski hasilnya instan dan maksimal, yang perlu diingat ini bukanlah hasil yang berefek jangka panjang tapi tetap memerlukan perawatan konvensional dan menjaga kesehatan kulit.
"Oleh karenanya PT Regenesis Indonesia yang telah eksis selama 9 Tahun Sebagai distributor Resmi dari berbagai principles di dunia ini melaunching Ultra V Hiko PCL sebagai jawaban dari kebutuhan banyak masyarakat Indonesia yang telah menganggapnya sebagai kebutuhan lifestyle saat ini terlebih dalam kebutuhan Zoom dysmorphia," timpal Sales and marketing Direktur PT Regenesis Indonesia, Ir Emmy Noviawati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar
-
PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor
-
Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud, Hadir Dampingi UMKM dan Perkuat Ekonomi Masyarakat
-
Jatim Media Summit 2026: AI Disebut Jadi "Jalan Pulang" Jurnalisme
-
DPR Kini Jadi 'Tukang Stempel' Pemerintah, Bukan Wakil Rakyat
-
'Saya Kasihan' Prabowo Larang Gubernur Mobilisasi Warga untuk Sambut Dirinya
-
Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan Desak Prabowo Minta Maaf Soal Londo Ireng
-
Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan
-
Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong
-
Rencana Pesta Buyar! Polres Jombang Sapu Bersih Sabu dan Miras Ilegal