Suara.com - Apakah Anda masih ingat jajanan jaman dahulu yang disebut dengan ting-ting kacang? Makanan ringan yang terbuat dari kacang tanah dan gula ini pernah meraih kejayaan saat diadaptasi ke bentuk yang lebih modern oleh salah satu perusahaan makanan kemasan di Indonesia. Sekarang, Anda juga bisa membuatnya dengan resep ting-ting kacang yang tersaji berikut ini.
Resep Ting-Ting Kacang Simpel
Bahan yang dibutuhkan:
- 300 gr kacang tanah
- 250 gr gula pasir
- 1 sdm margarin atau mentega atau minyak goreng
Cara membuat:
- Sangrai kacang tanah dengan api sedang sedikit kecil hingga matang dan kulit arinya terkelupas. Angkat jika sudah matang
- Tempatkan kain serbet bersih di atas kacang tanah yang masih panas, tekan dan gilas atau remas dengan tangan supaya kulit arinya terkelupas
- Pisahkan kulit ari dengan kacang dengan menampi ringan
- Tempatkan kacang tanah ke dalam plastik, dan tumbuk hingga tercacah kasar secara merata atau sesuai dengan selera Anda
- Potong daun pisang dan sesuaikan dengan ukuran dasar loyang yang dipakai. Lletakkan potongan daun pisang di dasar loyang sebagai alas
- Masukkan gula pasir ke panci. Masak dengan api sedang sedikit kecil sampai mencair sambil diaduk, kecilkan saat sudah mencair
- Tambahkan margarin setelah gula mencair, dan aduk cepat
- Masukkan kacang cincang, aduk dengan cepat sampai tercampur rata dan matikan api kompor
- Tuang adonan ting-ting kacang dalam keadaan panas ke dalam loyang yang sudah disiapkan
- Ratakan adonan di loyang dengan cepat sebelum adonan mengeras
- Potong ketika sudah mulai sedikit hangat
- Bungkus ting-ting kacang yang sudah dingin dengan plastik OPP agar renyah dan tahan lama
Cara membuatnya cukup mudah, kan? Bahan yang mudah didapatkan juga tidak akan menjadi halangan Anda untuk berkreasi dengan resep ting-ting kacang ini.
Tahan Lama dengan Rasa yang Konsisten
Jika dibuat dengan benar, ting-ting kacang ini bisa tahan hingga mencapai kurang lebih dua bulan, tanpa tambahan pengawet apa pun. Rasa yang dimiliki juga akan konsisten sebab bahan yang digunakan terbilang sangat alami tanpa ada tambahan zat kimia sedikit pun.
Itu tadi sekilas mengenai resep ting-ting kacang simpel. Camilan ini cocok untuk disajikan pada sanak famili saat Lebaran nanti.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Baca Juga: Resep Cakwe Goreng ala Abang-Abang, Lembut dan Mengembang Sempurna
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan