Suara.com - Sampah makanan dari bahan pangan hingga kini masih menjadi masalah. Pasalnya, banyak sampah yang menggunung itu, disebabkan karena sisa-sisa makanan yang tidak habis.
Sementara itu, di luar sana banyak sekali masyarakat yang masih memiliki masalah kelaparan. Hal in karena perekonomian yang kurang sehingga masyarakat tidak bisa membeli berbagai bahan pangan. Padahal, hal tersebut dapat memengaruhi kesehatan gizi, khususnya bagi anak-anak.
Melihat permasalahan tersebut, Superindo bekerja sama dengan Foodbank of Indonesia (FOI) membuat program Senyum Ramadhan. Program satu ini yaitu dengan menginisiasi dapur bergerak bernama “Mustikarasa” yang diambil dari inspirasi buku resep masakan khas nusantara gagasan Presiden Soekarno pada masa kepemimpinannya.
Nantinya dapur bergerak Mustikarasa ini ditujukan untuk memberi manfaat pada masyarakat. Selain itu, dapur bergerak itu akan berbentuk food truck yang akan mengolah bahan pangan yang berlebih yang masih memiliki kualitas baik.
Dengan adanya program ini, diharapkan dapat menekan banyaknya food loss yang ada sehingga berbagai permasalah lainnya juga bisa teratasi.
VP President Buying and Indirect Procurement Superindo, Donny Ardianta Passa mengatakan, nantinya program satu ini akan melakukan distribusi kebutuhan pangan kepada masyarakat di 20 titik layanan FOI yang ada di Pulau Jawa dan Sumatera.
“Program Senyuman Ramadhan ini kita hadirkan untuk memberikan distribusi bantuan pangan di 20 titik layanan FOI yang ada di Pulau Jawa serta Sumatera bagian Selatan,” ucap Donny dalam Kick Off Senyuman Ramadhan dan Dapur Bergerak, Senin (17/4/2023).
Lebih lanjut, Pendiri FOI, Hendro Utomo berharap, adanya program ini dapat sebagai sarana edukasi serta pendistribusian pangan pada orang-orang yang tepat.
"Harapannya selain bisa mendistribusikan pangan, dapur bergerak ini juga bisa jadi sarana edukasi,"kata Hendro.
Baca Juga: Mendag Zulkifli Hasan Sebut Anggaran Buka Puasa Bersama Dialihkan untuk Bantuan ke Masyarakat
Program ini diluncurkan dimulai dari pemberian bantuan pangan pada masyarakat dari kelurahan Pegangsaan di RPTRA Borobudur. Terdapat juga demo masak yang bisa menginspirasi para ibu untuk membuat berbagai menu makanan bergizi.
Selain itu, diharapkan program ini juga tidak hanya ada pada momen Ramadhan saja. Namun, setelah lebaran nanti adanya program ini diharapkan bisa berlanjut sehingga bisa memberi banyak manfaat kepada masyarakat luas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
5 Sepeda Hybrid Paling Nyaman Buat Gowes, Siapkan untuk Teman Ngabuburit
-
Liburan Hemat ke Singapura: Tips Praktis untuk Traveler Indonesia
-
Asmara Lancar, Ini 5 Shio yang Diprediksi Beruntung 8 Februari 2026
-
Kapan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026 Dibuka? Jangan Sampai Ketinggalan Jadwalnya
-
5 Rekomendasi Model Baju Imlek Wanita 2026 yang Nyaman dan Elegan
-
5 Lipstik Jadul Legendaris Mulai Rp10 Ribuan, Kualitas Tidak Murahan
-
Sosok Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati Klaten Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun
-
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
-
5 Sleeping Mask dengan Kolagen untuk Usia 40-an, Bikin Kulit Kencang saat Bangun Tidur
-
5 Produk Viva Cosmetics untuk Mencegah Penuaan Dini, Jaga Kulit Tetap Awet Muda