Suara.com - Band Kahitna membawa kabar duka karena harus kehilangan salah satu vokalisnya, Carlo Saba yang meninggal dunia pada Rabu malam (19/4/2023).
Pelantun lagu Cantik itu menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan tepatnya pukul 21.41 WIB. Diketahui penyebabnya adalah karena riwayat penyakit jantung yang ia alami.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh sahabatnya sekaligus keyboardis Kahitna, Youvie Widianto melalui pesan berantai ke awak media.
“Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un. Sahabatku Carlo Saba berpulang. Mohon doa agar mendapat tempat terbaik di sisi Nya. Amin Ya Rabb,” tulis Youvie Widianto.
Carlo Saba merupakan vokalis Kahitna yang lahir pada 5 Januari 1969 di Bandung merupakan keturunan Nusa Tenggara Timur. Carlo Saba merupakan sahabat Youvi Widianto sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).
Sehingga, kabar meninggal Carlo tentu sangat membuat Youvie begitu terpukul.
"Kaget banget karena semakin kesini semakin sehat. Semua temen-temen nggak ada yang nyangka, semua berharap itu bohong, berita nggak bener. Ini pukulan besar buat kami," ungkapnya, seperti dikutip dari laman Metro – jaringan Suara.com pada Kamis (20/4/2023).
Melihat kondisi Carlo yang sempat membaik, membuat Youvie berpikir kalau Carlo dapat ikut konser kembali bersama Kahitna mendatang.
Perjalanan Carlo Saba bersama Kahitna
Baca Juga: Carlo Saba Meninggal Dunia, Yovie Widianto Ungkap Cita-Cita Besar Mendiang Buat Kahitna
Carlo Saba menjadi saksi berdirinya grup musik yang dimotori oleh Youvie Widianto sejak tahun 1983. Sebelum menjadi Kahitna, Youvie membentuk band bernama Coops Rhythm Section. Lalu karena ada perbedaan idealisme, Youvie melepaskan diri dan membentuk Kahitna di tahun 1986 bersama Hedi Yunus dan Carlo Saba.
Pada saat itu, Carlo dan Youvie masih duduk di bangku SMA dan mengakui kalau band mereka tidak akan ada yang bisa menyamai. Hal tersebut rupanya terbukti hingga saat ini Kahitna masih berdiri. Kahitna sangat dikenang dan memiliki ruang tersendiri bagi para penikmatnya.
“Sahabatku, aku masih ingat kata-katamu saat kita masih SMA. ‘Yov, band kita akan jadi band lagu cinta yang enggak pernah ada yang bisa menyamainya’,” tulis Youvie Widianto melalui unggahan di instagram pribadinya, mengenang sang sahabat Carlo Saba.
Memiliki darah keturunan NTT, Carlo Saba memiliki suara yang elegan dan khas. Membuat band yang ia naungi semakin dikenal masyarakat luas.
Sempat Solo Karir dan Membentuk Grup Vokal
Selain bergabung dengan Kahitna, Carlo Saba juga sempat merilis album solo rohani di tahun 1999 dengan judul Penyembahanku dan album nuansa cinta di tahun 2014 berjudul Kepingan Cinta.
Carlo Saba juga memiliki grup vokal bersama adik-adiknya yang diberi nama Saba. Grup tersebut beranggotakan Carlo bersama ketiga adiknya yakni Marthin Saba, Denny Saba dan Ivan Saba.
Tidak hanya grup vokal bersama ketiga adiknya, Carlo Saba juga membentuk duo yang beranggota dua keponakannya yakni Jenoah Saba dan Caleb Saba.
Shilvia Restu Dwicahyani
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123