Suara.com - Nunung Srimulat tampil beda dengan kepala plontos setelah alami efek samping rambut rontok parah. Seperti diketahui, ia telah beberapa kali menjalani pengobatan kanker payudara dengan kemoterapi.
Penampilan baru perempuan bernama lengkap Tri Retno Prayudati itu dibagikan di kanal YouTube Andre Taulany TV, dilihat suara.com, Rabu (26/4/2023). Tampak pertama kali datang Nunung sudah menggunakan turban merah untuk menutup kepalanya.
"Jadi Mami Nunung sekarang nggak ada rambutnya nih? Tapi tetap cantik ah Mih!," ungkap Andre.
Perempuan berusia 60 tahun itu tanpa malu mengatakan sudah menjalani beberapa kali kemoterapi, dan efeknya membuat kerontokan rambut setiap hari, padahal ia memiliki rambut yang cukup panjang.
"Jadi kan rontok setiap hari, daripada begitu, aku botakin aja udah mengkilat," papar Nunung.
Ia menambahkan saat proses merontokkan rambutnya, pegawai salon hingga menangis melihatnya. Bahkan pegawai tersebut dibiarkan rambutnya sedikit tersisa.
"Tapi kan jadi pendek-pendek di kepalaku, itu lebih gatal parah karena rontoknya kecil-kecil, jadi ya dihabisin aja rambutku," ungkap Nunung.
Kini perempuan kelahiran 5 April 1963 itu selain kerap menggunakan turban, ia juga jadi suka mengoleksi rambut palsu atau wig. Melihat ini Andre berinisiatif memberikan semua koleksi wig miliknya.
"Jadi aku suka wig yang panjangnya sebahu, dulu kan rambutku sampai sepinggang," sambung Nunung.
Baca Juga: Idap Kanker, Nunung Putuskan Gundul Plontos Sampai Bikin Pegawai Salon Nangis
Sementara itu mengutip Hello Sehat, rambut rontok akan terlihat 2 hingga 3 minggu setelah menjalani kemoterapi.
Rambut rontok setelah kemoterapi terjadi karena pengobatan kanker itu menargetkan semua sel yang dapat membelah secara cepat, termasuk folikel rambut. Fungsi dari folikel ini adalah untuk menumbuhkan rambut.
Dalam kondisi normal, folikel rambut akan membelah setiap 23 hingga 72 jam. Sementara kemoterapi membunuh sel kanker, prosedur ini juga menghancurkan sel rambut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan
-
Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede
-
Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi