Suara.com - Inara Rusli tak tanggung membuka tabiat Virgoun sebagai suami yang memiliki mental illness dan fetish.
Biduk rumah tangga yang sudah dibangun selama sembilan tahun, tergoyahkan dengan perselingkuhan yang dilakukan Virgoun dengan beberapa wanita sejak tahun 2021.
Sebelumnya, Inara sempat menyinggung Virgoun yang memiliki NPD (Narcissitic Personal Disorder) abuser yang membuatnya belum juga berubah setelah ketahuan berselingkuh beberapa tahun lalu. Kali ini, Inara pun menambahkan kalau Virgoun memiliki sebuah fetish.
Ungkapan tersebut meluncur saat Inara menanggapi salah satu komentar warganet mengenai isu perselingkuhan yang dilakukan Virgoun.
“Tidak bisa menyalahkan satu pihak bun, sebagai wanita harus bisa introspeksi diri juga. Apa salahnya istri kenapa suami bisa jajan di luar. Kamu bercadar seharusnya kamu tau itu,” tulis komentar pengguna @elintxxxx, Rabu (26/4/2023).
Tak langsung membalas melalui kolom komentar, Inara justru memberikan tanggapannya dengan mengunggah tangkapan layar komentar tersebut ke insta story pribadinya.
“Mudah-mudahan kamu gak dapat pasangan yang punya mental ilness dan fetish ya mba,” balas Inara dengan menambahkan emoji tangan yang menengadah seakan mendoakan.
Apa Itu Fetish?
Melansir dari laman Halodoc, dari sudut pandang psikologi bahwa fetish merupakan obsesi (fantasi) seksual.
Baca Juga: Intip Profil Biodata Inara Rusli yang Bongkar Perselingkuhan Suaminya Virgoun di Media Sosial
Kondisi ini bisa membuat seseorang mengalami rangsangan seksual yang mendalam saat mendapati berbagai objek selain manusia atau anggota tubuh yang bukan bagian genital.
Misalnya, seseorang merasa terangsang ketika melihat orang lain menggunakan pakaian atau aksesoris tertentu.
Hasrat seksual tersebut juga bisa muncul selain dari objek atau bagian tubuh tertentu saja. Melainkan juga saat dihadapkan dengan kondisi bahkan suatu kegiatan. Ada pun tanda seseorang yang menunjukkan kondisi fetish antara lain:
Menunjukkan hasrat seksual pada anggota tubuh non genital atau benda mati yang mendalam dan secara berulang dalam waktu enam bulan.
Pengidapnya mulai mengalami gelisah berlebihan sampai mengganggu aktivitasnya, lantaran munculnya perilaku, imajinasi dan dorongan seksual saat melihat suatu objek.
Objek tak terbatas pada peralatan atau pakaian tertentu yang dapat merangsang organ genital.
Secara medis, fetish termasuk ke dalam perilaku seksual kompulsif karena gangguan mental tipe parafilia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Bukan Sekadar Nongkrong, Networking Santai Kini Jadi Cara Baru Anak Muda Upgrade Diri
-
Masakan Jadi Sedap, Ini 5 Tips Mengolah Daging Kambing agar Tidak Bau Prengus
-
Apa Efek Banyak Makan Daging Kurban? Ini Risiko yang Bisa Dihindari
-
5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Aman Dikonsumsi
-
Hitung-hitungan Anggaran Sapi Kurban Prabowo Rp100 M dari APBN, Per Ekor Tembus Rp91 Juta?
-
Di Tengah Laju Pembangunan Bali, Inisiatif 1.000 Pohon Ini Jadi Alternatif Jaga Ruang bagi Alam
-
Apa itu By Name By Address? Sistem Masjid Istiqlal untuk Bagi Daging Kurban
-
Kesenjangan Keterampilan Masih Tinggi, Perguruan Tinggi Perkuat Pembelajaran Berbasis AI
-
Arti Mimpi Beli Makanan atau Jajan, Benarkah Jadi Pertanda Rezeki?
-
Kekayaan Irfan Hakim yang Punya Bisnis Kurban, Laris Diborong Seskab Teddy hingga Raffi Ahmad