Suara.com - Kehamilan kedua Aurel Hermansyah menimbulkan kebahagian untuk keluarga besarnya, termasuk sang ayah Anang Hermansyah. Suami Ashanty itu kegirangan karena akan segera mendapatkan cucu baru.
Bagi Anang, bermain dengan cucu memang sangat membahagiakan, perasaan itu yang ia rasakan setiap kali menghabiskan waktu dengan anak sulung Aurel, Ameena.
Juri Indonesian Idol itu bahkan berharap supaya Aurel punya anak sebanyak-banyaknya
"Mengharapkan banget, supaya Ameena punya adik. (Inginnya) sebanyak-banyaknya," kata Anang sambil tertawa.
Alasannya ingin punya banyak cucu karena ia sangat terkesan dengan kehadiran Ameena yang lucu serta pintar itu. Bagi Anang, kehadiran Ameena seorang belum cukup. Ia ingin memiliki lebih banyak cucu yang serupa dengan Ameena.
"Habisnya keren, Ameena cantik, lucu, pintarnya yang ampun sih. Cerdas banget keliatan," ujarnya.
Kehamilan kedua Aurel kali ini jaraknya hanya satu tahun dari anak pertamanya Ameena yang ketika itu dilahirkan secara operasi caesar. Dengan jarak kehamilam yang terlalu dekat, Aurel hampir pasti tidak bisa melahirkan anak kedua secara normal.
Jarak waktu ideal yang dianjurkan dokter untuk seorang ibu bisa melahirkan normal setelah caesar atau VBAC minimal 2 tahun dari persalinan awal. Jarak tersebut direkomendasikan juga untuk waktu persalinan kembali setelah caesar maupun melahirkan normal.
Jika ibu hamil setelah 1 tahun caesar atau kehamilan terjadi dalam jarak kurang dari 2 tahun, risiko kemungkinan terjadinya komplikasi akan semakin tinggi. Salah satu risiko VBAC yang paling fatal adalah ruptur uteri.
Baca Juga: Bikin Gemes, Anak Aurel Hermansyah Dan Atta Halilintar Siap Dipanggil Kakak dan Gendong Adiknya
Di sisi lain, tidak ada angka pasti yang menjadi batas maksimal melahirkan dengan operasi caesar. Dikutip dari Hello Sehat, jenis operasi itu tidak direkomendasikan untuk dilakukan lebih dari tiga kali.
Jika dilakukan terlalu sering, operasi caesar meningkatkan risiko komplikasi. Tindakan tersebut juga bisa memengaruhi tingkat keberhasilan persalinan normal pada kehamilan berikutnya. Meski begitu, pengaruhnya pada masing-masing orang dapat berbeda.
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologist, beberapa wanita tidak mengalami komplikasi walau melakukan lebih dari enam kali operasi caesar.
Namun, ada juga wanita yang mengalami komplikasi serius seperti placenta accreta spectrum disorder atau adhesi meskipun hanya menjalani satu kali operasi caesar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah
-
Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja
-
Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan