Suara.com - Tidak mudah brand fashion lokal bisa memasarkan produk ke seluruh dunia. Tapi ada loh sistem produksi item fashion sekaligus mengurangi limbah tekstil, kira-kira apa ya?
Co-Founder dan CEO Claude, Tommy Budihardjo mengatakan dirinya berhasil menerapkan sistem produksi item fashion sampai bisa memenuhi permintaan internasional dari mulai Asia Tenggara, Eropa, hingga Amerika Serikat.
Sistem itu disebut dengan micro-batcher untuk membuat desain baru, sekaligus memproduksi item fashion hanya setelah ada permintaan dari konsumen.
"Di dunia global ini dimana teknologi memungkinkan kami untuk lintas batas secara real-time, menjadi global brand langsung meningkatkan total addressable market berkali-kali lipat sekaligus memperkuat brand equity yang kami pertahankan," ujar Tommy melalui keterangan yang diterima suara.com, Selasa (20/6/2023).
Tommy menyebut sistem ini sebagai revolusioner dalam bisnis Claude, karena diproduksi sesuai permintaan konsumen, maka sampah tekstil yang tercipta karena fast fashion bisa dikurangi, tapi juga bisa menciptakan desain baru sekaligus.
Fast fashion adalah konsep bisnis industri fashion yang memproduksi pakaian dengan jumlah banyak dan cepat demi memenuhi permintaan pasar
Fantastisnya sampah tekstil dari barang jadi bisa dikurangi hingga 90 persen. Bahkan bisa meningkatkan pendapatan dan keuntungan brand fashion itu sendiri.
Menariknya menurut Tommy sistem ini membuat brandnya, bisa dengan cepat melakukan analisis cepat alias real time. Ditambah brand juga bisa dengan cepat memahami perilaku dan selera pelanggan secara langsung, sehingga otomatis bisa beradaptasi di pasar.
"Industri pakaian jadi adalah salah satu penyumbang limbah terbesar, terutama karena stok yang tidak terjual, industri ini lambat untuk melakukan perubahan," terang Tommy.
Baca Juga: Bikin Pangling! Inspirasi Dress Muslimah Untuk Hari Raya Idhul Adha
Hasilnya, tidak heran jika Claude didiuga menjadi salah satu brand fashion pertama Indonesia yang berhasil mendunia di beberapa benua sekaligus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar