Suara.com - Ukuran Mr P alias penis bagi kebanyakan pria adalah salah satu faktor yang kerap kali mereka banggakan. Bahkan, pakar seks dr Boyke Dian Nugraha, SpOG mengungkap, tak sedikit pasiennya yang akhirnya menjadi eksibisionis.
Gangguan saat seseorang senang memamerkan kelaminnya pada orang lain. Hal ini dilakukan kata dr Boyke karena mereka merasa memiliki Mr P yang panjang dan besar.
"Banyak pasien saya yang karena ukurannya penisnya besar dia menjadi exhibitionist. Jadi dia sering memamerkan penisnya di depan teman-teman cowoknya juga kadang-kadang dia jadi exhibitionist, dia menunjukkan eh punya gue gede lho," ucapnya seperti Suara.com kutip pada akun TikTok @boykewomenscare, Selasa (25/7/2023).
Hal ini, lanjut dia tentunya berdampak pada rasa percaya diri pria lainnya yang merasa jika Mr P mereka tak sebesar pria lainnya. Padahal, kata dr Boyke mereka hanya salah dalam hal pengukuran.
Rata-rata ukuran Mr P normal adalah 12-14 cm saat ereksi. Jadi, yang perlu diingat ialah jangan menentukan ukuran Mr P saat dia sedang tidak ereksi. Karena saat ereksi, rata-rata ukuran Mr P pasti akan bertambah 2,5 hingga 4 kali lipat.
"Seorang pria rata-rata ukurannya 12-14 saat ereksi. Jadi jangan diukur saat dia lagi tidak ereksi. Kenapa begitu? Karena pada dasarnya hasil akhirnya tuh sama. Jadi gini kalau penisnya dia itu diukur hanya 4 cm pada saat dia tidak ereksi, maka dia akan naik 3,5 kali lipat pada saat ereksi," ucapnya.
"Lalu kalau penisnya juga ukurannya sudah 6 cm mungkin hanya 2,5 kali lipat dia bertambahnya ukuran. Jadi kelipatan ereksi itu yang menentukan ukurannya. Sepanjang dia 12-14 cm. Its oke," tambah dr Boyke lagi.
Selain itu, sebenarnya bukan panjang atau pendeknya Mr P yang dicari oleh banyak wanita. Menurut riset yang dibaca dr Boyke, untuk membuat istri merasa lebih nikmat, ternyata mereka mencari Mr P yang lebih tebal.
Bahkan, dia melanjutkan, jika Mr P yang tebal dapat menentukan kepuasan pada wanita hingga 98 persen. Jadi, jangan sampai terabaikan ya.
Baca Juga: Kecanduan Nonton Film Bokep Bikin Mr P Berisiko Disfungsi Ereksi?
"Ternyata bukan yang panjang yang lebih menentukan, yang tebel. Yang ketebalannya menentukan kepuasan 98 persen mengatakan bahwa yang lebih tebel yang lebih gendut Mr P nya lebih memuaskan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
15 Rekomendasi Kado Valentine untuk Cowok, Dijamin Berkesan dan Berguna
-
Moisturizer Niacinamide Jangan Dipakai dengan Serum Apa? Ini Contoh Produknya
-
Apakah Sepatu Adidas Samba Boleh Dicuci? Begini Cara Merawat yang Benar
-
Baru Diluncurkan, Tiket Early Bird Cravier 2026 Habis dalam Sekejap
-
5 Rekomendasi Sepeda Keranjang, Nyaman dan Fungsional untuk Pemakaian Sehari-hari
-
Dari Komunitas hingga Internasional, Produksi Topi Lokal Ini Buktikan Naik Kelas
-
Siapakah Baal Epstein Files? Ramai Disebut-sebut, Begini Sejarahnya
-
5 Rekomendasi Sepeda Gravel Lokal, Modal 3 Jutaan Tembus Segala Medan
-
7 Fakta Little St. James, Pulau Pedofil Milik Jeffrey Epstein
-
Kenapa Jeffrey Epstein Disebut Mata-Mata Israel? Diduga Punya Koneksi dengan Sosok Ini