Suara.com - Pinkan Mambo menjadi sorotan lantaran sang anak, MA, mengaku menjadi korban pelecehan seksual dari ayah tirinya. Tanpa disangka, MA menyebut bahwa dirinya sebenarnya hanya sekolah hingga lulus SD dan tak lanjut ke jenjang pendidikan formal berikutnya.
Hal tersebut ia ungkapkan saat menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier. "Aku mau minta maaf ke seluruh netizen aku udah bohongin kalian tentang aku klarifikasi homeschooling tapi ternyata itu nggak benar. Karena aku nggak mau menjatuhkan mamiku," kata MA seperti dikutip dari akun TikTok namanyadia2.
MA kemudian menceritakan bahwa dirinya sudah berhenti sekolah sejak kelas 6 SD. "Jadi selesai SD tuh aku udah nggak sekolah, tapi setahu aku itu sebab masalah ini," jelas MA kepada Deddy Corbuzier.
MA lalu mengatakan bahwa dirinya memang pernah homeschooling, namun itu saat dirinya masih SD. Setelah lulus SD, MA ternyata tak lagi melanjutkan pendidikannya. Hal ini pun membuat Deddy Corbuzier terkejut.
"Berarti kamu cuma tamatan SD?" tanya Deddy Corbuzier dan diiyakan oleh MA.
MA lalu kembali mengatakan bahwa dirinya tak mau menjatuhkan sang ibu atau membuat nama ibunya jelek.
Apa yang diungkap MA tentang status pendidikannya itu disayangkan banyak orang. Pasalnya, pendidikan dinilai sangat penting bagi kehidupan seseorang.
Pendidikan formal di sekolah, mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi memiliki banyak manfaat untuk meningkatkan kualitas hidup. Mengutip dari Science Direct, pendidikan formal dapat meningkatkan kesejahteraan individu, terutama melalui perolehan keterampilan, baik kognitif dan nonkognitif.
Pendidikan formal dipercaya dapat meningkatkan cara berpikirr yang lebih komprehensif. Selain itu, menjalani pendidikan formal ini juga bisa membantu anak membangun relasi, mengasah cara berpikir, meningkatkan kemampuan sosial dan rasa percaya diri serta membantu mencapai cita-cita yang diinginkan.
Baca Juga: Pinkan Mambo Sebut Anaknya Ingin Kerja di Bar, MA Meluruskan: Kerja di Kafe Jadi Barista
Itulah manfaat yang bisa didapat dari menjalani pendidikan formal di sekolah. Kendati demikian, anak juga tetap bisa merasakan manfaat tersebut meski tak bersekolah, asalkan mendapat dukungan penuh dan cara asuh yang tepat dari orang tua.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim