Suara.com - Dalam segi kehidupan berumah tangga, 91.3% ibu mengakui pentingnya dukungan dari ayah saat proses menyusui; dan 90.7% juga percaya pembagian tugas dengan ayah sangat penting saat membesarkan anak-anak mereka. Hal itu terungkap dalam data yang dirangkum oleh Orami.
Sinergi antara peran ibu dan ayah di dalam rumah mampu menumbuhkan beberapa dimensi dalam pertumbuhan anak, seperti Asuh (nutrisi, imunisasi, pakaian, layanan kesehatan, dan perumahan), Asih (rasa aman, kasih sayang harga diri, kebebasan, rasa sukses), dan Asah (stimulasi, keluarga, sekolah, masyarakat, hukum, dan nilai sosial).
Dalam era yang serba cepat dan penuh tantangan ini, support system menjadi kunci utama yang mendukung ibu dalam menjalankan peran mereka, dari masa kehamilan hingga proses membesarkan anak. Dukungan yang solid membuat para ibu cenderung memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam mengelola stress hingga mengurus keluarga.
Mengangkat tagline "#BuatIbuBahagia", Founder Orami & Chief of Product SIRCLO, Ferry Tenka, menjelaskan bahwa pihaknya bertekad meningkatkan kesadaran atas pentingnya dukungan bagi ibu dalam mendorong perkembangan buah hati.
"Kami ingin memperkuat support system bagi para ibu melalui platform kami. Selama 10 tahun berjalan, kami telah mengembangkan ekosistem yang mendukung ibu dan ayah dari masa kehamilan hingga proses membesarkan anak melalui ribuan konten dan komunitas parenting yang besar guna menciptakan lingkungan yang suportif, ujar Ferry Tenka.
Untuk mengoptimalkan pertumbuhan anak, peran dari setiap elemen di sekitar ibu sangat penting. Berikut ini peran yang bisa dilakukan untuk mendukung ibu.
Dari Ayah
Dukungan ayah dalam pengasuhan anak memainkan peran paling penting. Seperti yang diungkapkan oleh survei Orami, 91.3% ibu mengakui pentingnya dukungan dari ayah saat proses menyusui. Dukungan ini dapat mencakup aspek emosional, fisik, dan informasional. Bahkan, 90.7% ibu percaya pentingnya pembagian tugas dengan ayah dalam membesarkan anak. Menurut artikel Psychology Today, keterlibatan aktif ayah dalam berbagai aktivitas bersama anak dapat berkontribusi pada kompetensi sosial, prestasi akademis, dan regulasi emosional anak[3].
Dari Orang Tua
Baca Juga: Sebanyak 3.246 ASN Dipindahkan ke IKN Mulai Juli 2024, Bakal Dapat Rumah dan Tunjangan
Berdasarkan survei Orami, 55.7% ibu merasa support system dari orang tua mereka sangat penting selama fase menyusui. Penelitian lainnya menunjukkan bahwa hubungan antara kakek-nenek dan orang tua yang sangat harmonis, terutama dalam hal membesarkan anak, mampu menciptakan ikatan saling mendukung. Bahkan, artikel dari Greater Good Science Center menunjukkan bahwa seorang ibu yang dekat dengan ibunya merasakan lebih efektif menjalankan perannya sebagai ibu baru, dan sang buah hati lebih memiliki kompetensi sosial 6 bulan selanjutnya.
Dari Rekan Komunitas/Seperjuangan
Memiliki dukungan dari komunitas membukakan akses pada beragam sumber daya yang dapat meringankan perjalanan ibu baru. Orami menemukan bahwa 26,9% ibu setuju bahwa rekan komunitas atau sejawat menjadi support system utama saat proses menyusui. Sebanyak 64% ibu yang bekerja pun menyatakan bahwa dukungan rekan kerja menjadi krusial dalam menjalankan tanggung jawab rumah tangga dan profesional. Pentingnya rekan komunitas/seperjuangan juga tercermin dalam sebuah riset yang dijalankan oleh The University of Washington – ibu yang tidak memiliki dukungan komunitas yang kuat mengalami tingkat stres yang lebih tinggil, sehingga cenderung pesimis mengenai pengasuhan anak.
Dari Sumber Informasi
Dalam era digital, media sosial dan artikel online telah menjadi sahabat yang memberikan dukungan dan inspirasi bagi para ibu dalam membesarkan anak dengan menyediakan berbagai panduan praktis. Riset Orami menemukan bahwa 83% ibu menggunakan media sosial untuk mendapatkan informasi terkait proses menyusui. Secara bersamaan, artikel dalam media daring juga berguna memperkaya wawasan ibu dalam membesarkan sang buah hati. Sebagai sumber informasi para ibu untuk kebutuhan parenting, Orami menjadi situs pilihan utama yakni sebesar 87,4%.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Serum Lokal untuk Mencerahkan Wajah, Bye-Bye Kulit Kusam dan Noda Hitam
-
5 Parfum Wangi Minyak Telon, Aromanya Lembut dan Bikin Tenang
-
5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai
-
5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas