Suara.com - Muhammad Iqbal Frayudha tengah menjadi topik pemberitaan hangat di berbagai media. Ia adalah anak salah satu asisten pribadi (aspri) Hotman Paris yang dikeroyok. Ia bahkan sampai pingsan dan alami pembengkakan jantung.
Peristiwa itu terjadi pekan lalu di kawasan Jakarta Selatan. Adapun pelaku mengaku sebagai anak jenderal. Kasus ini pun dinilai seperti Mario Dandy dan turut menuai penasaran akan profil dari sosok Muhammad Iqbal.
Profil Muhammad Iqbal
Tak banyak informasi tentang Muhammad Iqbal Frayudha. Hanya saja, ia merupakan anak dari aspri Hotman Paris yang bernama Putri Maya Rumanti. Saat ini, usianya 21 tahun dan sang ibu diketahui berasal dari Bandar Lampung.
Ibunya itu juga lulusan S2 Hukum Universitas Bandar Lampung (UBL). Selain aktif di ranah ini, Putri dikabarkan memiliki usaha fashion bernama Gendis Butik. Baju-baju yang dijual diketahui merupakan hasil rancangannya sendiri.
Adapun peristiwa yang menimpa Iqbal bermula saat mobilnya diserempet di kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Jumat (12/1/2024). Ia pun keluar dari mobil dan menghampiri kendaraan yang dikemudikan seorang lelaki tersebut.
"Saya bilang baik-baik (ke orang itu), mobil saya lecet dikit, abang juga. Saya minta maaf kalau saya salah," jelas Iqbal saat ditemui wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (15/1/2024).
Iqbal mengira permasalahan tersebut selesai. Namun, rupanya ia malah ditampar dan orang itu mengaku anak jenderal bintang dua. Lalu, muncul sosok lain yang ikut-ikutan menyerang serta mengaku sebagai anak walikota.
"Bang kita selesaikan ini baik-baik. Tapi dia tampar saya dan bilang, 'kamu enggak tahu siapa saya? Saya anak jenderal bintang dua'," ujar Iqbal menirukan ucapan si pelaku saat itu.
Baca Juga: Pajak Dugem, Mandi Uap Hingga Karaoke Kok Mahal? Begini Dalih Pemerintah
Setelah itu, Iqbal dikeroyok oleh beberapa orang hingga pingsan. Ia mengaku dipiting dan ditendang berkali-kali. Ia yang tidak sadarkan diri, langsung dibawa dua orang asisten ibundanya ke hotel tempat ia menginap.
Akibat kejadian itu, Iqbal mengalami sejumlah luka memar di wajah hingga pembengkakan di jantung. Ia juga sudah melaporkan pengeroyokan ini ke Polres Metro Jakarta Selatan. Ia didampingi kuasa hukumnya, Deddy J Syamsuddin.
Dikatakan oleh Deddy, pihaknya sudah berdiskusi dan melakukan gelar perkara selama lima jam. Menurutnya, peristiwa itu sudah termasuk kategori sangat parah. Ia bahkan menyamakannya dengan kasus Mario Dandy.
"Kami sudah diskusi dan gelar perkara selama lima jam. Jadi perilaku (pengeroyokan) ini udah parah banget, sudah seperti Mario Dandy jilid 2," kata Deddy, Senin (15/1/2024).
Lalu, ia juga tak yakin jika pelaku merupakan anak jenderal. Menurutnya, hal itu hanya untuk menakut-nakuti Iqbal. Di sisi lain, Deddy berharap kasus kliennya bisa cepat selesai serta pelaku juga dapat ditemukan dan ditangkap.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Pajak Dugem, Mandi Uap Hingga Karaoke Kok Mahal? Begini Dalih Pemerintah
-
Usai Gaduh Pajak Hiburan 40%, Anak Buah Sri Mulyani Baru Mau Ajak Ngobrol Hotman dan Inul
-
Diprotes Inul dan Hotman Paris, Kemenkeu: Pajak Hiburan Dukung Wisata Daerah
-
Anak Aspri Hotman Paris jadi Korban Pengeroyokan, Pelaku Ngaku Anak Jenderal
-
Hotman Paris Peringatkan Sandiaga Uno Soal Pajak Hiburan Naik: Jutaan Karyawan Bisa di-PHK
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji