Suara.com - Menyusul popularitas Tom Lembong, sosok Marty Natalegawa mendadak ramai dibicarakan netizen Twitter (X). Hal itu berawal dari sejumlah netizen yang membagikan potret pria yang akrab disapa Pak Marty itu.
Potret Marty Natalegawa pun dengan cepat menyedot perhatian, tak lain karena penampilannya yang necis dengan setelan jas. Mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) tersebut makin berkarisma dan hipster dengan kacamata moscot.
"My pick for a former minister, his selections for glasses are chef's kiss (pilihanku untuk mantan menteri, selera kacamatanya sempurna)," tulis akun @@kyeomiepatootie
"Emg salah satu ex menteri keren sih beliau ini.. Penampilan profesional dan elegan banget..," puji netizen lain.
"Ah yes, bapaknya Moscot di Indo. Gara-gara bapak ini gw dulu sempet pake Moscot Lemtosh wkwk," tambah yang lain.
Untuk lebih mengenal Marty Natalegawa, berikut profil singkatnya.
Profil Marty Natalegawa
Marty Natalegawa lahir pada 22 Maret 1963 dari pasangan Sonson Natalegawa dan Siti Komariyah Natalegawa. Ia lahir dengan nama lengkap Raden Mohammad Marty Muliana Natalegawa.
Meski lahir di Bandung, Jawa Barat, Marty tak menghabiskan masa kecil di sana. Pasalnya, sang ayah yang kala itu bekerja sebagai karyawan Bank Indonesia mendapat tugas ke Tokyo, Jepang. Saat berusia 3 tahun, Marty baru kembali ke Indonesia.
Baca Juga: Eks Mendag Jokowi dan SBY Ini Justru Bela Gibran Soal Tesla Pakai Nikel, Kini Skakmat Tom Lembong
Untuk pendidikan, diketahui Marty meneruskan sekolah pada tingkat SMP hingga master di Inggris. Ia menyelesaikan kuliah dan meraih gelar BSc, Honours, di bidang Hubungan Internasional di London School of Economics and Political Science, University of London tahun 1984.
Tak berhenti sampai di situ, ia kemudian meraih gelar Master of Philosophy in International Relations, Corpus Christi College, Cambridge University tahun 1985.
Marty lantas mengawali karier di Kementrian Luar Negeri pada 1986 dengan menjadi Staf Badan Litbang Departemen Luar Negeri pada 1986–1990.
Kariernya semakin menanjak ketika ditunjuk sebagai juru bicara Departemen Luar Negeri periode 2002–2005. Marty kemudian dilantik menjadi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Inggris Raya dan Republik Irlandia pada 11 November 2005–5 September 2007.
Marty juga menjabat sebagai Duta Besar RI untuk PBB pada 5 September 2007–22 Oktober 2009. Ia lalu dilantik menjadi Menteri Luar Negeri Indonesia pada 2009 silam di era Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Diketahui Marty menikah dengan wanita asal Thailand, Sranya Bamrungphong dan dikaruniai 3 anak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung