Suara.com - Imlek tidak hanya identik dengan barongsai dan lampion berwarna merah, tetapi juga hujan. Sudah menjadi hal yang lumrah terjadi, hingga masyarakat pun kerap bercanda bahwa jika Imlek tiba, pasti akan hujan. Lantas kenapa Imlek selalu hujan? Adakah penjelasan logis mengenai peristiwa ini?
Hujan di setiap imlek tidak ada hubungannya dengan hal mistis sama sekali. Hal itu bisa dijawab oleh BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika). Penjelasan ilmiah kenapa Imlek selalu hujan ialah karena Imlek jatuh di bulan Januari-Februari di mana curah hujan sedang tinggi.
Kalender Imlek berlaku penghitungan peredaran matahari, sehingga tahun baru China ini tidak pernah beranjak dari bulan Januari-Februari sebagai bulan perayaannya. Oleh karena itulah, Imlek akan tiba di saat musim hujan sedang tinggi. Maka, tak mengherankan jika saat Imlek dirayakan turun hujan.
Penetapan tahun baru Imlek
Penetapan tahun baru Imlek atau Tahun Baru China ini memadukan sistem penanggalan matahari dan sistem penanggalan bulan. Penghitungan hari untuk penentuan tahun baru Imlek dilakukan berdasarkan fase bulan mengelilingi bumi dan bumi mengelilingi matahari.
Oleh karena itu, penetapan tahun baru Imlek tidak akan sama dengan Hari Raya Idul fitri yang bisa berubah-ubah karena mengikuti Kalender Hijriyah. Kalender Matahari dan Bulan bagi masyarakat Tionghoa kuno juga merupakan penunjuk waktu untuk bertanam.
Selama perayaan Imlek, masyarakat Tionghoa akan merayakannya dengan tradisi unik mereka sendiri. Biasanya akan ada angpao, mereka akan memakai pakaian serba merah, dan juga akan ada festival budaya Tiongkok. Oleh karena itu, di kawasan Pecinan Indonesia, akan sangat mudah dijumpai festival budaya lengkap dengan kulinernya di hari raya Imlek. Adapun tahun 2024 ini akan menjadi tahun bagi shio Naga Kayu.
Imlek 2024
Imlek tahun 2024 akan jatuh pada Sabtu, 10 Februari 2024. Merespon hari raya Imlek, pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 3 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2023 menetapkan hari cuti bersama untuk merayakan Imlek ialah tanggal 9 Februari 2024.
Baca Juga: 20 Ucapan Imlek 2024 Bahasa Mandarin, Cocok untuk Keluarga dan Teman
Itu artinya, selama hari raya imlek, kita mendapatkan hari libur nasional dan juga hari cuti bersama Imlek secara berurutan sebagai berikut:
- Cuti bersama Imlek, pada Jum'at 9 Februari 2024.
- Hari libur nasional Imlek, pada Sabtu, 10 Februari 2024.
Demikian itu penjelasan kenapa Imlek selalu hujan. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Berburu Pernak-Pernik Imlek di Kawasan Pecinan Glodok
-
8 Hal yang Dilakukan Dalam Menyambut Perayaan Imlek, Mulai Dari Cukur Rambut hingga Membersihkan Rumah
-
Jelang Tahun Baru Imlek, Ini 5 Shio Paling Beruntung di Tahun Naga Kayu
-
Intip Kemeriahan Imlek Lucky Love Dragon di Mal Ini, Ada Beragam Promo Belanja
-
Apakah Boleh Potong Rambut Sebelum Imlek? Hati-hati, Bisa Sial Selama Setahun!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga