Suara.com - Koleksi tas mewah menantu perempuan Presiden Joko Widodo seolah tak pernah sepi dari sorotan. Kekinian, ada video TikTok yang membahas soal koleksi tas mewah Erina Gudono selaku istri Kaesang Pangarep.
Adalah akun TikTok tabstufff yang mengulas koleksi tas mewah Erina Gudono. Melalui unggahan ini diketahui bahwa Erina Gudono memiliki sejumlah tas mewah dari berbagai rumah mode ternama.
"Tas menantu presiden nih boss senggol dong," tulis akun TikTok tabstufff untuk mengiringi unggahannya, seperti dikutip pada Kamis (1/2/2024).
Menurut penelusuran akun TikTok tabstufff, harga tas mewah milik Erina Gudono berkisar antara puluhan hingga ratusan juta. Puteri Indonesia DI Yogyakarta 2022 itu terpantau punya koleksi tas dari Dior, Louis Vuitton, dan Chanel.
Koleksi pertama yang dibahas dalam akun tersebut merupakan tas Chanel klasik warna hitam. Harga tas berukuran besar itu disebut-sebut mencapai angka Rp186 juta.
Tas lain milik Erina Gudono adalah Dior seharga Rp84 juta, Louis Vuitton senilai Rp60 juta, Dior Ultramatte Rp75 juta, serta Louis Vuitton Speedy Rp33 juta. Jadi jika ditotal, harga koleksi tas Erina Gudono mencapai Rp430 jutaan.
Video yang membahas koleksi tas mewah Erina Gudono pun menuai perhatian dari netizen. Menilik kolom komentar, video ini juga sudah ditanggapi oleh ratusan netizen.
Sejumlah netizen terpantau menyinggung pekerjaan dan gaji Erina Gudono usai melihat koleksi tas mewahnya. Dia memang diketahui pernah bekerja sebelum resmi menikah dengan Kaesang pada Desember 2022.
"Dia sebelum mantu presiden gajinya dah besar kali Min...wajar," tulis netizen. "Wajar.. Erina kerja di JP Morgan gaji gede," sahut yang lain. "Wajarlah kerjaan dia bukan kaleng-kaleng sebelum nikah dengan mas kaesang," kata netizen.
Baca Juga: Baru 17 Tahun, Ini 5 Koleksi Tas Mewah Asila Maisa yang Harganya Bikin Tepok Jidat
Lantas, apa pekerjaan Erina Gudono sebelum menikah dengan Kaesang Pangarep?
Menilik profil LinkedIn, Erina Gudono tercatat pernah bekerja sebagai analis di perusahaan keuangan asal Amerika Serikat, J.P. Morgan. Dia bergabung pada Agustus 2021 dan mengundurkan diri pada Juli 2022.
Gaji Erina Gudono sebagai karyawan J.P. Morgan pun dikabarkan sangat fantastis. Gaji analis J.P Morgan di tahun pertama kabarnya mencapai USD100 ribu atau sekitar Rp1,5 miliar.
Selain J.P. Morgan, Erina Gudono juga pernah bekerja di beberapa kantor ternama. Di antaranya kantor Tokopedia, BCA, hingga provider XL.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan