Suara.com - Aksi ajudan Prabowo Subianto, Mayor Teddy Indra Wijaya yang membopong wanita saat kampanye akbar di Gelora Bung Karno, Sabtu (10/2/2024), terus menjadi pembicaraan publik.
Kini, Kompol Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, asisten ajudan Presiden Jokowi membandingkan wanita pingsan yang dibopongnya dengan wanita yang dibopong Mayor Teddy. Hal ini disampaikan Syarif lewat unggahan foto di akun Instagramnya @syrfxvii.
Dilihat pada Selasa (13/2/2024), tampak kolase foto Mayor Teddy dan Kompol Syarif sama-sama membopong wanita.
"Sama-sama nolong orang yang pingsan... tapi kok agak laen yaa saya tengok Mba yang digendong Bang @tedsky89," tulisnya.
Kompol Syarif lalu menduga wanita yang digendong Mayor Teddy pura-pura pingsan.
"Mungkin saran ke depannya kalau mau digendong lagi sama May Ted pas pingsan, biar keliatan lebih natural, kepalanya agak tengadah sedikit laah yaa," jelasnya.
"Selamat beraktivitas kembali dari libur Hari Raya Imlek... Gong Xi Fa Cai," tutupnya.
Postingan menggelitik Kompol Syarif ini mengundang warganet untuk berkomentar.
"Hahaha bang Syarif kok di bahas lagi kasian mbanya kelihatan dramanya," kata warganet.
"Yang mbak mbak bawah menang piala oscar nominasi "pemeran wanita acting terbaik" bang @syrfxvii," sindir warganet.
Diketahui, kampanye akbar pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (10/2/2024) dipadati oleh ratusan ribu masyarakat pendukung.
Cuaca yang begitu terik di GBK siang hari ini pada akhirnya membuat sejumlah pendukung jatuh pingsan.
Di tengah situasi itu, Mayor Teddy dengan sigap membantu seorang pendukung perempuan yang pingsan. Ia membantu perempuan itu untuk dibawa ke belakang panggung untuk mendapat pertolongan lanjutan.
Unggahan itu sontak mendapat respons beragam dari warganet. Mayoritas di antara mereka memuji dan cenderung menilai jika perempuan yang ditolong Mayor Teddy beruntung.
Tidak mengherankan kehadiran Teddy yang selalu berada di samping Prabowo memang telah menarik perhatian banyak warganet.
Berita Terkait
-
Siaga Kekeringan dan Karhutla, Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana
-
Ekonom UGM Kritik Kebijakan Pemerintah: Data Tak Sinkron hingga Risiko Inflasi dari MBG
-
Usai Jadi Sorotan Nasional, SDN Tanggirejo Akhirnya Direvitalisasi
-
Presiden Panggil Sejumlah Menteri, Bahas KDKMP hingga Hilirisasi
-
Kami Ireng Tapi Bukan Londo, Menjawab Cap Antek Asing dari Podium Kekuasaan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega
-
Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?
-
Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan
-
Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan
-
Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI
-
Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum
-
Massa Petani Tembakau Gelar Aksi di Kemenko PMK, Desak Pembatalan Aturan PP 28/2024
-
Ramai Wisatawan Dipalak Saat Foto di Plang Malioboro, UPT Tertibkan Fotografer
-
DPR Minta BGN Terbitkan Aturan Tertulis Larangan Dapur MBG Pakai MinyaKita dan Gas Melon
-
Oliver Twist: Perjuangan Anak Yatim Melawan Kemiskinan dan Eksploitasi