Suara.com - Memeringati Hari Musik Nasional yang jatuh pada 9 Maret setiap tahunnya, rapper sekaligus penulis lagu Iwa-K, cerita kilas balik perjalanan single lagu “Bebas” yang sudah menginjak usia 30 tahun.
Ya, Iwa-K menceritakan bahwa lagu ‘Bebas’ yang ditulisnya teryata terinspirasi dari bacaan mengenai sebuah aliran Buddha, zen dharma, yang percaya akan konsep kehidupan untuk membebaskan pikiran.
Kutipan ‘never lose the child in you’ dari buku John Lennon juga jadi inspirasi sebagai seorang pekerja kreatif, dimana semangat kekanakkan positif dalam diri juga dianggap sebagai sebuah ‘sumber mata air’ yang membantu proses berkreasi.”
Lagu “Bebas” yang digarap dan dipopulerkan oleh Iwa-K merupakan single utama dari album studio kedua Iwa-K yang berjudul “Topeng” yang mendapatkan penghargaan BASF Awards pada 1994, tepat 30 tahun yang lalu.
Lagu “Bebas” selama 30 tahun ini sudah menjadi warna bagi kehidupan masyarakat Indonesia, dimana lagu ini tetap dapat menunjukkan eksistensinya di semua kalangan, baik tua muda, miskin dan kaya. Bahkan di setiap generasi lagu ini selalu dinyanyikan dengan lirik yang masih amat diingat oleh kita.
“Senang sekali dan tidak menyangka bahwa ‘Bebas” punya impact positif yang begitu besar di banyak kalangan masyarakat, hingga menjadi bagian tersendiri dalam budaya orang-orang Indonesia yang tumbuh bersama mendengarkan lagu “Bebas”, sebuah apresiasi dari penikmat musik Indonesia yang tak ternilai selama 30 tahun keberadaan lagu ini,” kata Iwa-K.
Brand Manager Food Category PT Bina Karya Prima, Roland Octasilva Layandi, mengatakan bahwa forVITA, mengambil inspirasi dari lagu ‘Bebas’ Iwa-K dan secara khusus ingin memberikan apresiasi dengan cara berkolaborasi dan meluncurkan campaign “Bebas Lemak Trans” yang terinspirasi dari lagu “Bebas”.
Dikenal sebagai produk margarin bebas lemak trans, forVITA pun sudah eksis dan selalu berkomitmen untuk hadir dan memberikan impact positif yang sama luasnya kepada banyak kalangan masyarakat di Indonesia melalui produk margarine yang sehat dan terjangkau.
Sebagai seorang seniman yang juga suka makan dan masak, Iwa-K senang bisa mendapatkan apresiasi dari brand margarin tersebut, karena menurutnya terdapat satu tujuan yang sama antara memasak dengan membuat lagu, dimana keduanya adalah kegiatan berkreasi yang bertujuan untuk menghasilkan sebuah rasa yang bisa dinikmati oleh diri sendiri dan juga sesama.
Baca Juga: Review Lagu Lonely Millionaire: Cermin Kesendirian di Puncak Kemewahan
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA